Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudah Tertimpa Runtuhan Gedung, BPJS Pun Angkat Tangan

📅 Rabu, 08 Jan 2020, 02:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sudah Tertimpa Runtuhan Gedung, BPJS Pun Angkat Tangan Doc: istimewa

Sudah jatuh tertimpa tangga. Inlah yang menimpa Muhamad Iqbal, salah satu korban robohnya gedung di Palmerah, Jakarta Barat, Senin (6/1) pagi WIB. Perawatan Iqbal di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, Jakarta Pusat, disebut-sebut tidak dalam tanggungan BPJS.

Di sisi lain, motor yang sehari-hari menjadi sandaran hidupnya sebagai pengemudi ojek online (ojol) sudah dihancurkan bersama sisa gedung yang diruntuhkan, Selasa (7/1) sore.

"Kami bingung, ke mana mesti mengadu," kata Novi, istri Iqbal, ketika di ruang perawatan kamar 1606 RSUD Tarakan, Selasa (7/1). Novi menjelaskan pihak RSUD Tarakan sudah menegaskan biaya perawatan suaminya tidak menjadi tanggungan BPJS Kesehatan. Alasannya, dia terkena musibah, bencana, bukan sakit. Iqbal disebutkan harus memiliki Jamkesmas.

Pada Senin sore, Iqbal dipindahkan dari ruangan IGD ke ruang perawatan di kamar 1606 yang masuk kategori Kelas 2. "Ada perawat yang bilang mestinya di kelas 3, tetapi karena ruangan di kelas 3 penuh, dibawa ke ruangan ini.

Kalau ternyata nanti tidak ditanggung BPJS, bagaimana?" Novi bingung. Muhamad Iqbal, 37 tahun, bersama dua orang lainnya, menjadi tiga korban yang berada di luar gedung yang runtuh pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB itu.

Iqbal, yang menjadi pengemudi ojol Gojek, saat itu sedang membawa penumpang- -seorang perempuan, yang juga menjadi korban runtuhan gedung. Naik dari kawasan Tanjung Duren, dengan tujuan Jalan S Parman, penumpang tersebut meminta melewati jalan pintas yang berada samping gedung. Tidak dinyana, gedung roboh. Iqbal dan penumpangnya terkena runtuhan di luar gedung.

Keduanya di bawa ke RSUD Tarakan, sekitar setengah jam setelah gedung runtuh. Di Tarakan, Iqbal dan korban runtuhan lainnya sempat mendapat perawatan di IGD. Keduanya sempat tidak sadarkan diri.

Untuk Iqbal, dari hasil CT Scan ada pergeseran di tulang tangan kanannya. Nyeri dari pundak ke bawah. "Tangan kanan tidak bisa digerakkan, kiri bisa," kata Novi, menceritakan kondisi suaminya. Iqbal, yang baru empat bulan ini menjadi ojek online di Gojek, dipastikan tidak bisa melanjutkan pekerjaannya.

Beberapa teman sesama pengemudi Gojek sudah menengoknya di RSUD Tarakan. Namun, mereka tidak sampai hati untuk mengabarkan soal motor Vario bernopol AD 4689 Q yang dikendarai Iqbal, yang Selasa sore dihancurkan bersama puing-puing runtuhan.

"Itu sebenarnya motor adik. Saya nggak tega ngasih tahu ke Iqbal, khawatir dia makin syok," kata Novi.

Motor yang dikendarai Iqbal bersama beberapa motor yang menjadi korban runtuhan lainnya tidak bisa dibawa, bahkan disatukan dengan puing-puing runtuhan.

Sampai sekarang tidak ada perwakilan dari pengelola/pemilik gedung yang beriktikad baik mendatangi korban runtuhan, termasuk menengok ke RSUD Tarakan. peri irawan/P-5

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Pascagempa 6,7 Sulteng Bantuan Dialirkan ke Pengungsi

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pascagempa 6,7 Sulteng Bant...
Nasional
Diskum Batam Catat 11 Bangu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

Gempa Magnitudo 5,1 Kembali Guncang Sulawesi Tengah

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.