Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelayanan BPJS Kesehatan Secara Garis Besar Tidak Mengalami Kendala

📅 Sabtu, 07 Des 2019, 00:00 WIB | Oleh:
Pelayanan BPJS Kesehatan Secara Garis Besar Tidak Mengalami Kendala Doc: istimewa

CILEGON - Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Kota Cilegon di sela-sela rangkaian kunjungan kerjanya di Provinsi Banten. Dalam sidaknya kali ini, Jokowi meninjau loket pendaftaran, ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD), dan ruang perawatan.

"Pertama, saya ingin memastikan apakah yang berada di kelas tiga itu (peserta) BPJS. Hampir tadi 90 persen lebih memang BPJS," kata Presiden di RSUD Kota Cilegon, Jumat (6/12).

Presiden didampingi Menkes Terawan Agus Putranto, Gubernur Banten Wahidin Halim, Wali Kota Cilegon Ratu Ati Marliati, dan Staf Khusus Billy Mambasar dan Adamas Belva Syah Devara. Presiden tiba di lokasi pukul 09.13 WIB.

Menurut Jokowi, pemandangan seperti ini sama dengan rumah sakit lain yang pernah ia kunjungi. Sekitar 70-80 persen pasien adalah peserta BPJS berstatus penerima bantuan iuran (BPI) atau gratis.

"Sisanya yang 20 persen memakai yang mandiri, bayar sendiri. Saya kira kami kemarin (sidak) di Lampung, di Subang, di sini angkanya hampir sama," ujarnya.

Jokowi tidak memungkiri jika pemerintah berutang kepada rumah sakit terkait perawatan pasien peserta BPJS Kesehatan. Hal itu, kata dia, akibat masalah defisit yang dialami BPJS.

"Itu yang mau kami atasi. Sudah empat tahun ini belum ketemu jawabannya. Tapi sekarang Menkes (Menteri Kesehatan) menyampaikan di ratas (rapat terbatas) kemarin, tahun depan jurusnya sudah ketemu," katanya.

Dari hasil sidaknya kali ini, Presiden menjelaskan bahwa pelayanan terhadap para peserta BPJS Kesehatan secara garis besar tidak mengalami kendala, seperti yang telah dilihatnya di RSUD Abdul Moeloek, Lampung, RSUD Subang dan, RSUD Kota Cilegon.

Presiden mengatakan pemerintah telah mengalokasikan anggaran dalam APBN, ditambah dengan ABPD masing-masing daerah, untuk membiayai kepesertaan masyarakat dalam BPJS Kesehatan dari kategori penerima bantuan iuran (PBI).

Menurutnya, ada kurang lebih sebanyak 133 juta peserta atau sekitar 60 persen dari total kepesertaan BPJS Kesehatan ditanggung oleh negara.

Saat melakukan sidak itu, Presiden sempat meninjau instalasi gawat darurat (IGD) dan ruang perawatan pasien kelas III. Presiden juga berbincang dengan sejumlah pasien yang sedang dirawat.

Disela-sela sidak yang dilakukan, Presiden dikagetkan oleh teriakan histeris seorang warga karena suaminya meninggal diduga akibat malapraktik. Presiden sempat menanyakan terkait hal tersebut, namun warga tersebut tetap teriak histeris. fdl/P-4

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Penurunan Harga Pupuk Membantu Petani Sumedang

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Penurunan Harga Pupuk Memba...

Tinggalkan City, Rodri Perkuat Skuat Barcelona

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tinggalkan City, Rodri Perk...
Ekonomi
Tenun Goyor Hadapi Tantanga...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

Indonesia Siaga! 3 Gunung Api Aktif Mendadak Meletus Beruntun dalam Semalam!

19 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.