Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Problem BPJS Kesehatan

📅 Senin, 02 Sep 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi

Ada buku yang ditulis Hans Rosling (2019), Factfulness: Ten Reasons We're Wrong About The World-And Why Things Are Better Than You Think. Antara lain dikatakan, layanan kesehatan publik sesungguhnya telah mampu menciptakan "keajaiban" (miracle) bagi kemanusiaan di Bangladesh dan Mesir. Di Bangladesh, tahun 1972, awal kemerdekaan, perempuan rata-rata memiliki 7 anak. Rata-rata harapan hidup hanya sampai usia 52. Peningkatan layanan kesehatan membuat perempuan Bangladesh rata-rata hanya mempunyai 2(anak), dan usia harapan hidup menjadi 73 tahun.

Empat dekade terakhir, kehidupan masyarakat Bangladesh beranjak dari kemiskinan ke kondisi hidup yang layak. Telah terjadi peningkatan layanan kesehatan dasar dan kelangsungan hidup anak-anak. Perbaikan kesehatan telah meningkat dari level 1 ke 2. Pada awal kemerdekaan (level 1) kelangsungan hidup anak kurang dari 80 persen, kini di atas 97 persen.

Orangtua Bangladesh semakin yakin kesehatan anak-anak dan kelangsungan hidup anak semakin tinggi. Memiliki keluarga besar dengan banyak anak, itu peristiwa masa lalu yang tak mungkin terulang (level 2).

Kemudian, tahun 1960 sekitar 30 persen anak Mesir meninggal sebelum usia 5. Yang bertempat tinggal di sepanjang sungai Nil hidup dalam kesengsaraan. Anak-anak menderita penyakit menular, mengalami kekurangan gizi akut. Tapi perbaikan terjadi saat pemerintahan membangun bendungan Asman yang menjadi sumber pembangkit tenaga listrik ke rumah-rumah warga, serta memfasilitasi penyediaan air bersih kepada warga.

Pemerintah memperbaiki sektor pendidikan dan membangun Puskesmas. Instalasi kesehatan tersebut sebagai perang frontal terhadap penyakit malaria. Saat ini tingkat kematian bayi hanya 2,3 persen per 1.000 kelahiran. Capaian tersebut jauh lebih rendah dari kematian bayi Perancis dan Inggris tahun 1960. Penulis adalah Pensiunan PNS Kementerian Sosial

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wagub DKI Siapkan SDM AI un...
Daerah
Kalbar Sambut Kepulangan 1....
Ekonomi
TKDN Tidak Sesuai, APJIPMI ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah Capai 300 Ribu Unit

17 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.