Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads
-

Gombyang Manyung Khas Indramayu

25 Jumat, 02 Agu 2019, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis

Akhir pekan biasanya semakin ramai, saat jam makan siang, pengunjung akan ramai berdatangan. Mereka adalah wisatawan yang sejak pagi bermain di pantai Karangsong. Ruang parkir cukup luas, rombongan bus kecil pun bisa masuk.

Pengunjung bisa memilih lokasi makan apakah didalam rumah makan atau memilih lebih santai di saung-saung yang dibangun diatas kolam ikan. Ada puluhan saung ukuran kecil dan juga besar, yang dapat digunakan untuk rapat sekaligus makan siang.

Luasnya rumah makan ini membuat pelayan harus menggunakan alat komunikasi HT untuk berkomunikasi dengan bagian dapur dan pemesanan menu. Meski demikian, pelayan sangat cepat merespon keinginan pelanggan yang datang.

Untuk bisa mencicipi gombyang kas Panorama, pengunjung harus rela menunggu sedikitnya setengah jam sejak memesan. Biasanya selain memesan gombyang, makanan khas pantai seperti udang bakar, cumi tepung atau ikan bakar plus cah kangkung juga dapat dipesan.

Saat tiba dimeja, meski disajikan dalam piring berukuran besar, ternyata banyak juga pengunjung yang memesan untuk dimakan sendiri. Sehingga dalam satu meja makan, bisa ada dua hingga tiga piring gombyang.

Dan saat dicicipi, meski ukuran kepala ikan manyung dalam satu porsi besar, tidak cukup jika dibagi berdua. Rasanya yang gurih, pedas sedikit asam dengan daging yang kenyal, tidak cukup satu porsi untuk dibagi berdua. Dinikmati dengan nasi panas, rasanya sungguh nikmat.

Uniknya setiap satu porsi yang disajikan ukurannya tidak sama, ada yang besar ada juga yang kecil. Sehingga harga menu ini pun tidak sama, antara 40 ribu hingga 60 ribu untuk ukuran kepala ikan yang paling besar.

Sayangnya pengunjung tidak bisa memilih untuk porsi dengan kepala ikan yang besar. Untung-untungan. Meski demikian pengelola rumah makan akan mencatat ukuran ikan yang disajikan, menyesuaikan dengan harga yang dibayar nanti.

Kepala manyung memiliki tulang -tulang yang keras. Batok kepala ikan ditutupi dengan daging tebal yang kenyal tak sungkan untuk "dicoel" langsung dengan tangan. Insang pada ikan pun ternyata nikmat untuk disantap, tidak ada rasa amis sedikitpun pada sajian manyung di Panorama.

Selain rumah makan Panorama, warga setempat juga merekomendasikan Gombyang Manyung di Rumah Makan Amanda. Lokasinya juga tidak jauh disekitar pantai Karangsong.

Cara memasak dan menyajikannya mirip, namun menurut penikmat gombyang, dua rumah makan ini memiliki rasa yang sedikit berbeda. Hanya bisa diketahui dengan cara mencicipinya langsung.tgh/E-6

Resep Gombyang Manyung

Jika tidak semmpat ke Indramayu, mungkin Anda bisa mencoba untuk membuat sendiri. Berikut resep Gombyang Manyung khas Indramayu.

BAHAN SATU:

- 6 Siung Bawang merah

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Meksiko Bersiap Hadapi Hant...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

MotoGP Australia di Phillip Island Dibatalkan akibat Cuaca Buruk, Marquez Gagal Perlebar Keunggulan

25 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.