Empat Pelaku Teror Barcelona Disidangkan
📅 Rabu, 23 Agu 2017, 00:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: REUTERS/Albert Gea
MADRID - Empat terduga pelaku serangan teror di Las Ramblas, Barcelona, Spanyol, pada akhir pekan lalu, mulai disidangkan. Persidangan digelar sehari setelah sopir mobil van yang menabrak para pejalan kaki, Younes Abouyaaqoub, ditembak mati.
Pada Selasa (22/8), empat terduga pelaku teror dibawa menggunakan mobil polisi dari Barcelona menuju Pengadilan Tinggi Madrid. Pengadilan tersebut biasa menangani kasus-kasus terorisme.
Keempat terduga pelaku teror tersebut adalah Driss Oukabir, Sahal el Karib, Mohammed Aalla, dan Mohamed Houli Chemlal . Keempatnya untuk pertama kali dihadapkan kepada hakim pada pengadilan khusus terorisme. Hakim akan memutuskan hukuman bagi mereka.
Kepolisian Spanyol menyebut serangan teror di Las Ramblas dilakukan oleh 12 orang. Dari total jumlah tersebut ada yang sudah ditahan dan ada pula yang tewas di tempat. Abouyaaqoub, yang selama ini dalam pengejaran, menjadi pelaku terakhir yang ditembak mati oleh aparat kepolisian.
"Kami telah mencari 12 orang dan mereka ada yang sudah ditahan, ada pula yang tewas ditempat," kata Kepala Polisi, Josep Lluís Trapero.
Para terduga pelaku teror tinggal di Kota Ripoll, sebuah wilayah perbukitan di Pyrenees, wilayah utara Barcelona, dekat perbatasan Prancis. Mereka adalah laki-laki dari keturunan Maroko.
Sementara itu, Abouyaaqoub ditembak mati di sebuah kota yang berjarak 30 mil wilayah barat Barcelona. Kepolisian menjelaskan Abouyaaqoub sempat meneriakkan "Allahu Akbar" sebelum dilumpuhkan senjata api.
Dia buron selama empat hari setelah mengemudikan sebuah mobil van dan menabrak kerumunan orang di tempat parwisata Las Ramblas. Serangan teror itu menewaskan 13 orang dan lebih dari 130 orang mengalami luka-luka.
Surat kabar Spanyol, La Vanguardia, memberitakan Abouyaaqoub berjalan kaki sekitar 40 kilometer dari Sant Just Desvern, sebuah kota pinggir Barcelona menuju Subirats. Dilaporkan juga, Abouyaaqoub, yang telah berganti pakaian, berjalan kaki siang-malam menuju ke Subirats. Di kota tersebut, dia ditembak mati.
Carlos Mundo, hakim tinggi di pemerintah bagian Catalan, mengatakan kepolisian telah menginvestigasi adanya dukungan pihak lain terhadap Abouyaaqoub selama buron. "Ini cukup jelas bahwa dia (Abouyaaqoub) pasti telah mendapatkan sejumlah bantuan logistik," kata Mundo dalam sebuah wawancara radio.
Kelompok radikal, Islamic State (ISIS) mengaku bertanggung jawab atas serangan teror menggunakan mobil van dan sebuah serangan terpisah yang mematikan di resor pinggir pantai Cambrils, wilayah selatan Barcelona. Rtr/uci/AR-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!