Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

11 Pelajar Tawuran yang Akibatkan Satu Siswa Luka Ditangkap Polisi di Serang

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 01:55 WIB | Oleh:
11 Pelajar Tawuran yang Akibatkan Satu Siswa Luka Ditangkap Polisi di Serang Doc: ANTARA/HO-Polres Serang
Ket. Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, (kiri ujung) saat pertemukan orang tua dan pelajar tawuran di Serang, Kamis (1/5).

SERANG - Polisi menangkap 11 pelajar terlibat aksi tawuran di Kampung Pagintungan, Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten, yang mengakibatkan satu siswa terluka di bagian kepala akibat sabetan senjata tajam.

Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko di Serang, Kamis, mengatakan bahwa 11 pelajar tersebut yakni dari SMP Negeri 4 Pamarayan dan Al Wahdah Jawilan yang kini diamankan di Mapolres Serang.

"Kami juga memanggil orang tua dari para pelajar yang terlibat tawuran, agar dapat mengetahui perbuatan anaknya," katanya.

Menurut dia, orang tua dari para pelajar ini sengaja dipanggil untuk melakukan audiensi dan pembinaan, agar lebih mengawasi anak-anaknya dan tidak mengulangi perbuatannya.

“Supaya orang tua mengetahui perbuatan anaknya ini, dan ke depan dapat lebih mengawasi agar peristiwa tawuran ini tidak terulang kembali. Karena ini akan merugikan kedua belah pihak,” katanya.

Condro mengatakan para pelajar yang terlibat tawuran ini diminta untuk saling memaafkan serta meminta maaf kepada orang tuanya atas aksi tawuran yang mereka lakukan.

Para pelajar pun mengaku telah menyesal atas perbuatannya. Orang tua yang datang pun tak kuasa menahan kesedihan, lantaran tak menyangka jika putranya terlibat aksi tawuran.

“Saya melihat mereka ini menyesali perbuatannya. Meski demikian, proses hukum terhadap pelaku penganiayaan tetap berlanjut,” jelasnya.

Condro mengatakan pencegahan aksi tawuran bukan hanya tugas kepolisian semata. Namun tanggung jawab seluruh pihak. Tentunya juga peran orang tua sangat penting untuk mengawasi perilaku dan pergaulan anaknya di luar rumah.

“Kami mengimbau para pelajar agar tidak mudah terprovokasi untuk melakukan aksi tawuran dan kenakalan remaja lainnya yang dapat merugikan masa depan dirinya sendiri,” ucapnya.

Ia menjelaskan peristiwa tawuran antar pelajar SMP ini terjadi sekitar pukul 17.30 WIB, setelah para pelajar ini menantang di media sosial Instagram. Korban MF (15) pelajar SMPN 4 datang ke lokasi tawuran bersama dua temannya.

“Ketika terlibat tawuran MF terpojok dan terkena sabetan golok pada bagian kepala yang diduga dilakukan oleh pelajar Al Wahdah berinisial MZF. Oleh rekan-rekannya segera dilarikan ke Puskesmas setempat," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

46 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.