Zelenskiy Kecam Netralitas dalam Olahraga Saat Perang Melanda Negaranya
📅 Minggu, 29 Jan 2023, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Freshnewsasia
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengutuk gagasan netralitas dalam olahraga pada saat atlet negaranya bertarung dan mati dalam perang, sementara rekan-rekan Rusia mereka mungkin diizinkan berkompetisi.
Ukraina berupaya menghentikan atlet Rusia untuk ambil bagian dalam Olimpiade 2024. Menurut Zelenskiy, kehadiran mereka akan membuat invasi Rusia ke negaranya dianggap normal.
"Tidak ada yang namanya netralitas ketika perang seperti ini terjadi. Dan kita tahu seberapa sering tirani mencoba menggunakan olahraga untuk kepentingan ideologis mereka," kata Zelenskiy dalam pidato video Sabtu (28/1) malam yang dikutip Freshnewsasia.
Zelenskiy mengatakan pada Jumat bahwa Ukraina akan meluncurkan kampanye internasional untuk mencegah Rusia mengikuti pertandingan musim panas 2024 yang akan diadakan di Paris.
Rusia mengatakan setiap upaya untuk mengeluarkannya dari olahraga internasional "pasti akan gagal".
Sebaiknya Anda baca juga:
Perang di Ukraina yang memasuki 12 bulan, tidak akan berakhir. Rusia mengintensifkan serangan dalam beberapa pekan terakhir.Invasi Rusia telah membunuh ribuan orang, membuat jutaan orang terlantar, dan mengubah kota menjadi puing-puing.
"Atlet Ukraina dipaksa untuk mempertahankan nyawa orang yang mereka cintai dan kebebasan rakyat kami dari agresi Rusia," kata Zelenskiy.
"Serangan Rusia merenggut nyawa ratusan pria dan wanita Ukraina yang bisa membawa bakat mereka ke dunia olahraga."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada Rabu, Dewan Olimpiade Asia telah menawarkan kesempatan kepada atlet Rusia dan Belarusia untuk berkompetisi di Asia, memberi mereka jalur kualifikasi untuk Olimpiade 2024.
Ukraina mengatakan bisa memboikot Olimpiade jika atlet Rusia dan Belarusia ambil bagian.
Pada Sabtu, Aryna Sabalenka kelahiran Belarusia mengalahkan Elena Rybakina dari Kazakhstan kelahiran Rusia untuk memenangkan Australia Terbuka, menjadi pemain pertama yang berkompetisi di bawah bendera netral untuk memenangkan grand slam tenis.
"Saya pikir semua orang masih tahu saya pemain Belarusia, dan hanya itu," kata Sabalenka datar setelahnya sambil memegang segelas sampanye ketika ditanya bagaimana rasanya memenangkan turnamen sebagai pemain netral.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!