Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Xinjiang Tiongkok Dikunjungi 30 Tokoh dan Akademisi Islam dari 14 Negara

📅 Selasa, 10 Jan 2023, 14:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Xinjiang Tiongkok Dikunjungi 30 Tokoh dan Akademisi Islam dari 14 Negara Doc: Global Times
Ket. Delegasi yang terdiri dari 30 tokoh dan akademisi Islam dari 14 negara termasuk UEA, Arab Saudi, Mesir, Suriah, Bahrain, Tunisia, serta Bosnia dan Herzegovina berkunjung ke Xinjiang, Tiongkok, Minggu (8/1).

BEIJING - Lebih dari 30 tokoh dan akademisi Islam dari 14 negara berkunjung ke Daerah Otonomi Xinjiang, demikian dilaporkan media Tiongkok, Senin (9/1).

Laman berita Global Times menyebutkan kunjungan itu dilakukan delegasi Islam dari berbagai negara, seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Mesir, Suriah, Bahrain, Tunisia, dan Bosnia Harzegovina pada Minggu (8/1).

Para delegasi dipimpin oleh Ketua Dewan Komunitas Muslim Dunia (WMCC) Ali Rashid Abdullah Ali Alnuaimi dan mereka disambut oleh Ketua Partai Komunis Tiongkok (CPC) Xinjiang Ma Xingrui.

Lawatan delegasi asing tersebut merupakan kunjungan pertama pada 2023 ke wilayah di Tiongkok barat laut itu, yang paling banyak dihuni etnis minoritas Muslim Uighur.

Para delegasi diajak mengunjungi ruang pamer di Kota Urumqi, yang menyimpan berbagai barang yang diklaim sebagai bukti tindak kekerasan berbau terorisme dan ekstremisme di Xinjiang selama periode 1990-2016.

"Menurut saya, apa yang kami lihat hari ini menunjukkan kenyataan yang terjadi di lapangan," kata Ali, seperti dikutip media yang berafiliasi dengan pemerintah Tiongkok itu.

"Siapa pun yang berkunjung ke daerah ini seharusnya datang dan menyaksikan ini karena bagian dari sejarah. Tidak hanya Tiongkok, seluruh dunia pun menderita akibat terorisme dan ekstremisme," ujarnya.

Ia memuji langkah-langkah pemerintah daerah setempat dalam melawan terorisme dan ekstremisme, juga masyarakat lokal yang telah berkontribusi pada stabilitas dan pembangunan di kawasan.

Para delegasi juga berkesempatan mengunjungi kantor Asosiasi Islam Xinjiang, Xinjiang Islamic Institute (XII), dan beberapa masjid di Urumqi. Mereka juga serta bertemu warga lokal di pusat keramaian Grand Bazaar.

Dalam simposium di XII, para delegasi mendapatkan penjelasan dari Rektor XII Abdurraqib Turmuniyaz tentang pendidikan Islam di wilayahnya.

Abdurraqibmengatakan bahwa kebebasan beragama umat Islam telah dilindungi sepenuhnya dan tidak ada seorang pun di wilayahnya yang diperlakukan tidak adil karena persoalan agama, menurut laporan Global Times.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

29 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.