Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Warga Diimbau Mewaspadai Bencana Akibat Hujan Deras di Kota Kendari

📅 Rabu, 07 Feb 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Diimbau Mewaspadai Bencana Akibat Hujan Deras di Kota Kendari Doc: ANTARA/Jojon
Ket. Tim reaksi cepat saat menangani pohon tumbang di Kota Kendari.

Kendari - Penjabat (Pj) Wali Kota Kendari mengimbau kepada seluruh warga Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk selalu waspada terhadap segala bencana yang diakibatkan oleh hujan deras dan angin kencang.

"Imbauan saya kepada warga menghadapi cuaca ekstrem ini kita harus berhati-hati, apalagi kondisi hujan yang cukup deras itu bisa mengancam jiwa kita," kata Pj Wali Kota Kendari Muhammad Yusup saat ditemui di Kendari, Selasa malam.

Ia menyebutkan bahwa hujan dan angin kencang tersebut bisa sewaktu-waktu mengakibatkan pohon tumbang, sehingga menimpa warga.

"Dimana angin kencang bisa mengakibatkan tumbangnya pohon-pohon yang ada di sekitar kita," ujarnya.

Muhammad Yusup juga menyampaikan bahwa secara geografis, Kota Kendari berada di daerah teluk sehingga hal itu sangat berpengaruh terhadap pasang surutnya air laut.

Ia juga memetakan beberapa daerah yang menjadi titik rawan terhadap bencana alam, yakni kawasan Eks MTQ, Kelurahan Sanua, Kelurahan Wundudopi, Kelurahan Lepo-lepo, dan Kelurahan Lalodati, yang menjadi titik rawan dengan bencana longsor.

"Ini terus kita lakukan pemantauan bersama dengan BPBD bersama dengan Pemerintah Kota Kendari," jelasnya.

Muhammad Yusup menuturkan bahwa untuk mencegah terjadinya korban, pihaknya telah melakukan berbagai mitigasi bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

"Kita minta kepada seluruh warga untuk selalu waspada utamanya di daerah- daerah yang rawan banjir dan tanah longsor di beberapa titik yang saya sampaikan tadi," ungkapnya.

Kepala BPBD Provinsi Sultra itu juga menambahkan bahwa dalam penanganan bencana alam, pihaknya telah menyiapkan tim reaksi cepat, yang selalu sigap apabila dibutuhkan

"Ada sebanyak 26 orang, seperti yang saat ini ketika ada pohon tumbang mereka langsung bergerak cepat untuk menanganinya," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.