Wapres Gibran di Sragen: Dorong Santri Jadi Ahli Teknologi Masa Depan
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 05:21 WIB | Oleh: AlfredJAKARTA - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mendorong pondok pesantren untuk mulai beradaptasi dengan kemajuan teknologi dengan mengintegrasikan pelatihan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) dan robotika ke dalam kurikulum pendidikan.
Dalam kunjungan silaturahmi Idul Fitri 1447 H di Sragen dan Surakarta, Jawa Tengah, Wapres menekankan bahwa santri masa kini harus memiliki talenta digital guna menghadapi tantangan global. Selain isu teknologi, Gibran juga memaparkan sejumlah program prioritas nasional, termasuk realisasi Makan Bergizi Gratis (MBG) serta pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama sebagai bentuk penguatan peran lembaga pendidikan Islam di Indonesia.
"Mas Gibran menyampaikan agar kegiatan di pesantren tidak hanya berfokus pada aktivitas konvensional, tetapi juga mulai diarahkan pada pengembangan AI dan robotik," kata Wakil pengasuh Ponpes Walisongo Sragen Muhammad Bahrul Mustawa usai menerima kunjungan Wapres, seperti dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden di Jakarta, Kamis.
Wapres yang didampingi Bupati Sragen Sigit Pamungkas disambut hangat oleh jajaran pengurus, santri, dan masyarakat sekitar Ponpes Walisongo Sragen. Selain menyapa warga, Gibran juga membagikan bingkisan berupa alat tulis kepada para santri sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan mereka.
Pertemuan khusus kemudian digelar antara Wapres dengan Pengasuh Ponpes Walisongo K.H. Ma’ruf Islamuddin. Mustawa menuturkan bahwa pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, diwarnai dengan doa serta harapan agar kepemimpinan nasional dapat berjalan dengan baik.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Abah lebih banyak mendoakan Mas Gibran, Pak Gibran, Pak Prabowo, dan seluruh jajaran agar dapat menjalankan amanah dengan jujur dan program-programnya berjalan dengan baik," ungkap Mustawa.
Dalam dialog tersebut, Wapres memaparkan sejumlah program prioritas pemerintah yang sedang dan akan dijalankan. Program tersebut meliputi Makan Bergizi Gratis (MBG), pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di Kementerian Agama, serta rencana strategis pengadaan rumah haji.
Terkait pengembangan sumber daya manusia, Gibran menekankan pentingnya pengembangan talenta digital di lingkungan pesantren. Hal ini selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto agar generasi muda, termasuk santri, siap menghadapi tantangan teknologi masa depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Usai merampungkan agenda di Sragen, Wapres melanjutkan perjalanan ke Ponpes Az-Zayadiyy di Surakarta. Kedatangan Gibran disambut oleh Ketua Ponpes Az-Zayadiyy Rakha beserta jajaran pengurus dan para santri.
Di Surakarta, Wapres bersilaturahmi dengan pengasuh Ponpes Az-Zayadiyy K.H. Abdul Karim atau Gus Karim. Pokok pembahasan dalam pertemuan tersebut senada dengan poin-poin yang disampaikan di Ponpes Walisongo, yakni penguatan peran pesantren dalam menyukseskan program pemerintah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!