Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wamentan ajak Pemda rutin sidak pasar jaga ketersediaan pangan

📅 Senin, 10 Mar 2025, 21:45 WIB | Oleh:
Wamentan ajak Pemda rutin sidak pasar jaga ketersediaan pangan Doc: ANTARA/HO-Humas Kementan
Ket. Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono melakukan sidak di Pasar Johar Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (10/3/2025).

Jakarta, 10/3 - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia untuk rutin melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tradisional maupun minimarket guna menjaga ketersediaan dan stabilisasi bahan pangan pokok masyarakat.

“Semua pemerintah kabupaten/kota dan provinsi tolonglah pasar-pasar tradisonal dan semua supermarket minimarketnya yang menyediakan kebutuhan bahan pokok dikunjungi dan disidak. Tanyakan pada mereka apa keluhan dan bagaimana ketersediaan,” kata Wamentan seusai melakukan sidak di Pasar Johar Selatan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin.

Wamentan menyampaikan bahwa pentingnya pengecekan untuk memastikan ketersediaan dan harga bahan pangan sesuai dengan harga yang ditetapkan pemerintah, sehingga tidak membebani pedagang maupun konsumen.

Wamentan Sudaryono atau yang akrab disiapa Mas Dar ini menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan pokok tersedia dengan harga yang wajar.

"Terlebih saat bulan Ramadhan dan Idul Fitri yang kerap kali diwarnai dengan lonjakan permintaan," ujar Wamentan sebagaimana keterangan di Jakarta, Senin.

Wamentan juga mengingatkan bahwa layanan yang baik dari pemerintah sangat diperlukan oleh pedagang untuk memastikan distribusi sembako berjalan lancar.

Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.

“Jangan sampai nasib rakyat dipermainkan. Presiden bilang kalau ada yang nimbum yang curang harus segera ditindak. Dan kita tidak ada toleransi dengan kecurangan. Saya lihat di pasar ini tidak ada,” tegasnya.

Dalam sidak yang dilakukan di Pasar Johar Selatan, harga sembako terpantau stabil. Minyak goreng, misalnya, dijual dengan harga yang lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET). Wamentan menyebut Minyakita di pasar itu dijual dengan harga Rp15.500 per liter. Sedangkan HET mencapai Rp15.700 per liter.

"Kemarin kan ada keanehan-keanehan, misalnya, minyak gorengnya setelah dituang kurang (takaran). Harganya tinggi dan seterusnya. Tapi minyak yang ada di sini sesuai malah lebih rendah dari HET. Saya berharap harganya Rp15.500 per liter oke," tuturnya.

Sementara itu, untuk pasokan beras dan cabai rawit juga tersedia dengan harga yang wajar.

"Stok beras ada harga harga sejauh ini oke lah ada yang nambah naik dikit ada yang turun dikit. Cabai rawit sudah turun di angka Rp70 ribu per kilogram, begitu juga daging dan lain lain,” katanya.

Wamentan berharap agar kondisi serupa bisa terus terjaga, terutama saat bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Meski begitu, dia menegaskan pentingnya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok agar masyarakat dapat menjalani bulan suci dengan lancar tanpa adanya beban ekonomi tambahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.