Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Update Pencarian Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tambah Dua Alat Berat

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Update Pencarian Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tambah Dua Alat Berat Doc: ANTARA
Ket. Delapan alat berat disiagakan di titik A2 dalam proses upaya pencarian lorban Longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat pada Jumat (30/1/2026).

BANDUNG - Tim SAR menambah dua unit alat berat seiring kondisi cuaca yang lebih mendukung pada hari ketujuh operasi pencarian korban longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat guna mempermudah pencarian dan evakuasi.

Direktur Operasi Basarnas Yudhi Bramantyo di Bandung, Jumat (30/1), menyampaikan bahwa faktor cuaca sangat berpengaruh terhadap kelancaran kegiatan pencarian, khususnya di sektor-sektor utama yang menjadi fokus operasi.

“Kami berharap cuaca hari ini lebih kondusif sehingga pencarian bisa dilakukan secara maksimal. Untuk mendukung hal tersebut, kami juga menurunkan tambahan dua alat berat guna mempercepat proses evakuasi,” ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa pihak Basarnas menambah dua unit alat berat jenis excavator PC 200 yang akan ditempatkan di perbatasan sektor A2 dan A3 guna mempercepat pencarian dan penanganan dampak longsor sesuai peta operasi.

Sementara itu, operasi SAR di Cisarua memasuki hari ketujuh sejak tanah longsor yang terjadi pada Sabtu (24/1) dan telah mengevakuasi puluhan jenazah korban yang tertimbun material longsor.

Berdasarkan data terakhir pada Kamis (29/1) pukul 18.30 WIB, SAR Gabungan hingga akhir hari keenam telah mengevakuasi sebanyak 55 kantong jenazah dari lokasi kejadian dan sekitar 25 lainnya masih dicari

Proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Barat juga terus berjalan, dengan 41 kantong jenazah yang telah berhasil diidentifikasi oleh pihak berwenang.

Wilayah pencarian fokus pada sektor-sektor yang memang dipetakan sebagai area tertinggi dampak longsor, sambil terus mengantisipasi kemungkinan longsor susulan yang dipicu kondisi tanah yang labil dan cuaca ekstrem.

Personel dari berbagai instansi, termasuk Basarnas, TNI, Polri, BPBD dan relawan, secara bergantian menyisir titik-titik rawan dengan bantuan alat berat, anjing pelacak, hingga teknologi pendukung lainnya.

Sementara itu, jumlah warga yang masih belum ditemukan terus menjadi fokus pencarian SAR, dengan keluarga korban dan relawan terus berharap cuaca bersahabat mempercepat pekerjaan di lapangan.

Basarnas dan tim SAR tetap meminta doa serta dukungan dari masyarakat agar operasi yang sudah berjalan lebih dari seminggu itu dapat memberikan hasil terbaik bagi para korban dan keluarga terdampak bencana longsor di Cisarua.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.