Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upaya Menjaga Stabilitas Kawasan, Erdogan Janji Selesaikan Proses Finlandia Masuk NATO

📅 Jumat, 17 Mar 2023, 00:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upaya Menjaga Stabilitas Kawasan, Erdogan Janji Selesaikan Proses Finlandia Masuk NATO Doc: ANTARA/AFP/Ozan Kose
Ket. Arsip Foto - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan ketika berpidato dalam memperingati dua tahun kudeta gagal terhadap dirinya di Istanbul, Minggu (15/7/2018).

Ankara - Upaya menjaga stabilitas kawasan. Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu berjanji menyelesaikan proses permohonan Finlandia menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO).

"Apa pun prosesnya, kami akan menjalankan proses itu. Kami akan mengerjakan bagian kami. Kami akan menepati janji kami," kata Erdogan kepada wartawan setelah pertemuan faksi Partai Keadilan dan Pembangunan (AK) dalam parlemen Turki.

Erdogan menyatakan akan bertemu dengan Presiden Finlandia Sauli Niinisto untuk memenuhi janji Turki dalam meratifikasi keanggotaan negara Skandinavia itu dalamNATO.

Niinisto akan mengunjungi Turki pada 16-17 Maret, kata Direktorat Komunikasi Turki.

Erdogan dan Niinisto akan membahas segala aspek hubungan bilateral serta langkah-langkah yang dapat diambil untuk meningkatkan kerja sama antara kedua negara.

Kedua pemimpin itu juga akan bertukar pandangan menyangkut KTT Madrid NATO tahun lalu, permohonan Finlandia menjadi anggota NATO, hubungan Turki-Uni Eropa, dan sejumlah masalah regional dan internasional.

Juni lalu, Turki, Finlandia, dan Swedia menandatangani sebuah memorandum pada pertemuan puncak NATO di Madrid untuk menjawab masalah keamanan yang dikhawatirkan Ankara. Pembahasan itu membuka jalan bagi keanggotaan Finlandia dan Swedia dalam aliansi tersebut.

Memorandum itu juga menjawab kekhawatiran Turki, termasuk ekspor senjata dan perang melawan terorisme.

Swedia dan Finlandia memutuskan mengakhiri statusnya sebagai negara netral dengan resmi mendaftar menjadi anggotaNATO pada Mei lalu.

Namun, dari 30 negara anggota NATO, tinggal Turki dan Hungaria yang belum meratifikasi persetujuan keanggotaan kedua negara Skandinavia itu

Untuk menyetujui keanggotaan NATO, Ankara menuntut kedua negara mengambil langkahnyata dalam memerangi kelompok-kelompok yang disebut kelompok teror, yakniPKK dan apa yang disebutnya Organisasi Teroris Fetullah (FETO),

Namun, Swedia dianggap tidak berbuat cukup untuk meyakinkan Turki agar menyetujui Swedia menjadi anggota NATO.

Sebelumnya, Erdogan memberi lampu hijau untuk terlebih dahulu menyetujui keanggotaan Finlandia sebelum Swedia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.