Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Upacara Penutupan Meriah, Paris Mengucapkan 'Au Revoir' pada Olimpiade

📅 Senin, 12 Agu 2024, 05:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Upacara Penutupan Meriah, Paris Mengucapkan 'Au Revoir' pada Olimpiade Doc: ANTARA/AFP/MIGUEL MEDINA
Ket. Upacara penutupan Olimpiade Paris 2024 di Stade de France, di Saint-Denis, utara Paris, Minggu (11/8) waktu setempat, atau Senin (12/8) dini hari WIB.

Jakarta - Paris, mengucapkan "au revoir", atau selamat tinggal dalam bahasa Prancis, yang penuh kemenangan pada Olimpiade, seiring dengan berakhirnya perhelatan global yang banyak dipuji sebagai salah satu edisi terbaik yang pernah diadakan.

Upacara penutupan yang penuh bintang dihadiri sekitar 71.500 penonton di Stade de France di utara Paris, menandai puncak dari acara yang telah diakui secara luas sebagai salah satu Olimpiade terbesar sepanjang sejarah.

Sekitar 270 artis dan penampil tampil di arena yang penuh, sementara sekitar 9.000 atlet berjalan memasuki stadion sebagai bagian dari perayaan.

Segmen pembuka dari upacara ini dimulai dengan pahlawan renang Prancis, Leon Marchand, satu-satunya atlet yang meraih empat medali emas dalam Olimpiade ini, memadamkan kuali api Olimpiade dan membawa nyala api dalam lentera menuju Stade de France.

Pahlawan rugby Prancis, Antoine Dupont, yang memimpin tim tuan rumah meraih medali emas, membawa bendera Prancis ke dalam Stade de France di tengah-tengah atlet lainnya yang sudah memenuhi lapangan.

Spektakel penutupan yang gemerlap ini menandai dimulainya hitungan mundur empat tahun menuju Olimpiade Los Angeles, dengan dipenuhi oleh penampilan para aktris dan penyanyi dunia.

Berbeda dengan upacara pembukaan yang diguyur hujan di Sungai Seine, upacara penutupan dimulai saat matahari terbenam di atas ibu kota Prancis.

Hari terakhir kompetisi Olimpiade diwarnai dengan Amerika Serikat yang merebut puncak klasemen medali dari China setelah tim bola basket putri AS berhasil mengalahkan Prancis dengan skor 67-66 untuk meraih emas terakhir dalam Olimpiade ini.

Kemenangan tersebut, yang merupakan gelar bola basket wanita Olimpiade kedelapan berturut-turut yang dimenangi oleh AS, memastikan Amerika Serikat berada di puncak klasemen perolehan medali dengan total 126 medali, mengungguli China yang meraih 91 medali dengan keduanya sama-sama mengantongi 40 emas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.