Tujuh Korban Tersambar Petir di Gunung Bawang Berhasil Dievakuasi
📅 Senin, 04 Agu 2025, 01:34 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ist
BENGKAYANG – Dalam situasi pancaroba masyarakat para pendaki gunung mesti berhati-hati. Tim gabungan yang dikoordinasikan oleh Polres Bengkayang berhasil mengevakuasi seluruh korban insiden tersambar petir di kawasan Gunung Bawang, Kecamatan Sungai Betung, Kabupaten Bengkayang, Kalbar, Minggu (3/8).
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab melalui Kasat Samapta Polres Bengkayang IPTU Dwiyanto Bhanu Susilo mengatakan dalam kejadian tersebut satu pendaki meninggal dunia. Enam lainnya mengalami luka bakar ringan hingga sedang.
"Korban tewas berinisial AB (22), warga asal Ketapang, yang meninggal di lokasi setelah tersambar petir saat berkemah di puncak gunung," ujarnya. Dia menjelaskan, dalam upaya evakuasi kepolisian dibantu oleh puluhan warga dusun Sengkabang, Kecamatan Sungai Betung.
“Evakuasi dilakukan secara terpadu dan penuh kehati-hatian mengingat kondisi geografis yang cukup ekstrem. Kami bersyukur seluruh korban berhasil dievakuasi dan mendapatkan penanganan,” ujarnya.
Dia menjelaskan, rombongan pendaki yang berjumlah tujuh orang sedang berada di dalam tenda saat hujan deras disertai petir mengguyur puncak Gunung Bawang sekitar pukul 06.00 WIB pada Sabtu. Akibat sambaran petir tersebut, satu pendaki meninggal dunia.Enam lainnya mengalami luka-luka.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Informasi awal kejadian diterima oleh warga melalui pesan suara WhatsApp yang dikirim salah satu korban dari puncak. Mendapati laporan tersebut, tim evakuasi segera dikerahkan dan mulai bergerak meski medan yang ditempuh cukup berat serta kondisi cuaca yang belum bersahabat," ujarnya.
Namun, katanya, setelah lebih dari 12 jam akhirnya pada pukul 03.41 WIB, Minggu dini hari (3/8), jenazah korban berhasil diturunkan dan langsung dibawa ke RSUD Bengkayang. Sementara korban luka mendapatkan perawatan awal di puskesmas sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Selain korban di puncak, tiga pendaki lainnya yang sempat tersesat saat mencari bantuan juga berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh warga Dusun Madi, Kecamatan Lumar, Minggu pagi. Ketiganya segera dievakuasi dan turut mendapatkan penanganan medis.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab mengapresiasi kerja sama seluruh pihak, termasuk masyarakat setempat yang turut andil dalam upaya penyelamatan tersebut.
“Kami mengimbau kepada para pendaki agar selalu memantau kondisi cuaca, membawa perlengkapan keselamatan, serta melapor kepada perangkat desa atau kepolisian sebelum melakukan pendakian,” ujar Kapolres.
Kasus di Garut
Sementara itu, Kepolisian Resor Garut menyebutkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi termasuk tim medis menyimpulkan seorang pendaki pria berusia 64 tahun warga Bandung tewas karena sakit saat mendaki Gunung Sagara, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
"Tidak ada tanda-tanda bekas benda tumpul. Dia meninggal karena sakit," kata Kepala Polsek Wanaraja AKP Abusono saat dihubungi melalui telepon seluler di Garut, Minggu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!