Tips Belanja Online Aman Ramadan 2026: Cara Hindari Penipuan Online dari Pakar Siber dan Lazada
📅 Kamis, 19 Feb 2026, 18:30 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: Lazada
JAKARTA – Menjelang Ramadan 2026, aktivitas belanja daring (online) di Indonesia diproyeksikan kembali meningkat seiring semakin luasnya adopsi kanal digital. Bank Indonesia mencatat nilai transaksi mencapai 44,4 triliun rupiaj pada Juli 2025 dan diperkirakan terus tumbuh setiap tahun.
Berdasarkan proyeksi Bank Indonesia dan berbagai laporan industri, nilai transaksi e-commerce nasional diperkirakan tumbuh dua digit, terutama menjelang periode Ramadan dan Idul Fitri yang secara historis menjadi puncak konsumsi digital masyarakat. Tren ini menunjukkan peran e-commerce yang kian krusial dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.
Lazada Indonesia (Lazada) telah memulai festival belanja Lazada Ramadan Daily Sale sejak 16 Februari 2026 guna memenuhi kebutuhan tersebut. Namun, seiring meningkatnya transaksi, pelaku kejahatan siber juga semakin gencar melancarkan modus penipuan seperti phishing, situs palsu, hingga pencurian data pribadi.
Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), Dr. Pratama Persadha, mengungkapkan bahwa modus yang paling marak ditemukan adalah phishing berbasis pesan instan, impersonasi layanan pelanggan (customer service), serta penyalahgunaan tautan pelacakan pengiriman palsu.
“Literasi keamanan digital menjadi kunci agar masyarakat dapat menikmati kemudahan e-commerce tanpa mengorbankan keamanan. Konsumen perlu semakin waspada terhadap modus penipuan digital yang kian beragam,” ujar Pratama melalui siaran pers pada Kamis (19/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
Guna mendukung keamanan pelanggan selama Lazada Ramadan Daily Sale, Pratama dan Lazada membagikan 6 (enam) tips praktis berbelanja daring:
1. Perkuat Akun dengan Password Kuat dan Unik
Lindungi data diri dengan mengganti kata sandi (password) secara rutin. Gunakan gabungan huruf, angka, dan karakter khusus. Hindari penggunaan password yang sama untuk berbagai akun yang berbeda. Selain itu, aktifkan fitur autentikasi dua faktor (2FA) atau verifikasi biometrik yang tersedia di aplikasi untuk lapisan perlindungan tambahan.
Sebaiknya Anda baca juga:
2. Bertransaksi Hanya di Dalam Platform Resmi
Pastikan Anda hanya berbelanja di aplikasi atau situs resmi. Selalu periksa alamat URL sebelum mengisi data pribadi. Lazada senantiasa mendorong konsumen untuk berkomunikasi dan bertransaksi hanya di dalam aplikasi. Jika ada oknum yang mengaku karyawan Lazada atau jasa pengiriman dan menghubungi melalui kanal luar (seperti WhatsApp pribadi) untuk meminta data, segera laporkan ke tim Customer Care Lazada.
3. Jangan Mengeklik Tautan dari Kanal Tidak Resmi
Waspadai tautan (link) dengan iming-iming hadiah, diskon besar, atau pelacakan paket palsu. “Tautan semacam ini sering digunakan untuk mengambil alih kontrol perangkat dan mencuri informasi pribadi. Status paket yang asli tersedia secara real-time di aplikasi Lazada,” tegas Pratama.
4. Waspadai Permintaan Instalasi Aplikasi atau Berbagi Layar
Modus terkini melibatkan pengiriman berkas APK melalui pesan instan dengan dalih pembaruan sistem atau verifikasi akun. Aplikasi berbahaya ini dapat membaca SMS (termasuk kode OTP) dan mengendalikan perangkat jarak jauh. Jangan pernah mengaktifkan fitur berbagi layar (screen sharing) dengan pihak asing, karena mereka dapat melihat PIN mobile banking Anda secara langsung.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!