Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiongkok Desak WHO Bersikap Ilmiah soal Asal-usul Covid-19

📅 Senin, 10 Apr 2023, 00:01 WIB | Oleh:
Tiongkok Desak WHO Bersikap Ilmiah soal Asal-usul Covid-19 Doc: ISTIMEWA

BEIJING - Kepala Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Centers for Disease Control/CDC) Tiongkok, pada Sabtu (8/4), mendesak Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) untuk kembali ke bersikap ilmiah dan tidak memihak ketika menelusuri asal-usul Covid-19.

Pada konferensi pers, Direktur CDC, Shen Hongbing, memperingatkan WHO agar tidak mempolitisasi sumber virus atau menjadi alat negara lain.

"Beberapa kekuatan dan tokoh yang menghasut dan berpartisipasi dalam mempolitisasi masalah pelacakan asal-usul dan berusaha mencoreng Tiongkok seharusnya tidak berpikir bahwa mata komunitas ilmiah di seluruh dunia akan tertipu oleh manipulasi kikuk mereka," katanya, mengulangi pembicaraan yang sering titik.

"Kami mendesak orang-orang terkait dari WHO untuk kembali ke sikap ilmiah dan tidak memihak, dan tidak secara aktif atau dipaksa menjadi alat bagi masing-masing negara untuk mempolitisasi ketertelusuran virus korona," tambahnya.

Dikutip dari The Straits Times, pejabat WHO mengatakan studi asal-usul terhambat karena kurangnya data mentah dari hari-hari awal pandemi.

Ditanya mengapa Tiongkok membutuhkan waktu lama untuk mempresentasikan temuannya, Shen mengatakan ada proses peer-review dan lebih banyak penelitian lanjutan yang perlu dilakukan.

Ilmuwan Tiongkok telah mengambil bagian dalam studi asal bersama dengan panel ahli internasional dari WHO pada awal 2021. Tetapi, para pejabat menolak proposal untuk misi kedua akhir tahun itu untuk menyelidiki hipotesis lebih lanjut, termasuk bahwa virus itu telah bocor dari laboratorium.

"Kami tidak akan menerima rencana penelusuran asal-usul seperti itu, dalam beberapa aspek, mengabaikan akal sehat dan menentang sains," kata Wakil Menteri Komisi Kesehatan Nasional, Zeng Yixin, pada Juli 2021.

Cepat Berkembang

Virus korona penyebab Covid-19 pertama kali muncul di Pasar Grosir Makanan Laut Huanan di Wuhan pada akhir 2019 dan dengan cepat berkembang menjadi pandemi global, menewaskan tujuh juta orang hingga saat ini.

Sementara itu, beberapa ilmuwan percaya itu bisa saja melompat dari hewan perantara di pasar ke manusia, ada juga dugaan, termasuk yang terbaru dari Departemen Energi Amerika Serikat (AS), bahwa itu bisa jadi hasil dari kebocoran laboratorium.

Usulan tersebut, yang mendapatkan perhatian pada pertengahan 2020, mengakibatkan pertengkaran diplomatik yang berlangsung lama.

Setidaknya dua juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok juga menuduh AS membocorkan virus di Wuhan selama pertandingan militer pada akhir 2019.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

45 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.