Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tingkatkan Pemasaran Produk UMKM, Dekranasda Kota Bandung Buka Gerai di Mal

📅 Minggu, 05 Nov 2023, 00:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tingkatkan Pemasaran Produk UMKM, Dekranasda Kota Bandung Buka Gerai di Mal Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Para pengunjung yang terlihat sedang berbelanja di beberapa gerai pada kegiatan Best Product Expo Bandung 2023 di Trans Studio Mall, Kota Bandung, Sabtu (4/11/2023).

Kota Bandung - Dewan KerajinanNasional Daerah (Dekranasda) Kota Bandung, Jawa Barat, membuka gerai di pusat perbelanjaan (mal) untuk membantu pemasaran produk dari para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di kota tersebut.

Penjabat Ketua Dekranasda Kota Bandung, Linda Nurani Bambang Tirtoyuliono menyebutkan, pihaknya membuka 46 gerai UMKM dalam kegiatan Best Product Expo 2023 dengan tema 'Bandung Pisan Euy'.

"Semoga UMKM Kota Bandung mendunia. Apalagi ada banyak platform digital yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM," kata Linda di Bandung, Sabtu.

Adapun 46 gerai UMKM tersebut terdiri atas berbagai bidang, mulai dari fesyen, kuliner, serta kriya yang berlangsung pada 1-5 November 2023 di Trans Studio Mall (TSM) Bandung.

Linda mengatakan kegiatan ini dapat memantik kreativitas pelaku UMKM Kota Bandung dalam memasarkan produk kebanggaannya. Menurutnya, UMKM harus serius ketika mendapat dukungan seperti ini.

"Mari buat bangga Kota Bandung dengan produk-produk UMKM yang dimiliki. Ramaikan Best Product Expo Bandung Euy 2023 di TSM. Ajak orang-orang terdekatmu ya," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah menyebutkan kegiatan ini merupakan ajang unjuk gigi produk UMKM kebanggaan Kota Bandung.

"Di sini, produk UMKM unggulan Kota Bandung ada. Jadi mari kita ramaikan acara ini," kata dia.

Seorang pelaku usaha jam tangan dari kayu, Tessa (23) mengaku produknya telah terjual sebanyak 24 produk dari hari pertama kegiatan itu digelar.

"Omzetnya ya sekitar Rp12,5 juta dan saya sih berharap lebih banyak lagi kegiatan seperti ini untuk memberdayakan pelaku UMKM di Kota Bandung, supaya produk lokalnya lebih terkenal lagi," kata Tessa.

Sedangkan Ifah (52) yang menjual kuliner berbahan dasar coklat mengaku omzetnya pada hari pertama penjualan mencapai Rp2 juta.

"Bagus kegiatan ini, Kota Bandung kan terkenal kulinernya ya saya menyambut positif kegiatan ini. Berharap ke depan gerai makanan dan produk fesyen perlu diimbangi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.