Tingkatkan Layanan, ASDP Hadirkan Penyeberangan di Papua
📅 Rabu, 15 Mar 2023, 14:48 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Istimewa.
?
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus meningkatkan pelayanan penyeberangan di Kawasan Timur Indonesia, khususnya layanan perintis yang sangat dibutuhkan masyarakat, utamanya di wilayah Papua.
Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin mengatakan ASDP sebagai salah satu bagian ekosistem pelayaran dan pelabuhan selalu melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) sebagai upaya memberikan layanan prima khususnya bagi pengguna jasa.
"Koordinasi stakehoder di pelabuhan menjadi penting guna mendukung kelancaran, keamanan, dan keselamatan layanan angkutan penyeberangan. Di pelabuhan, para pemangku kepentingan antara lain Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP), Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD), dinas perhubungan Provinsi dan Kabupaten, dan lainnya," kata Shelvy dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/3).
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu perwakilan ASDP di Papua, misalnya, Cabang Sorong yang mengelola hampir semua layanan penyeberangan perintis dengan 2 armada andalan, KMP Arar dan KMP Lema.
"ASDP banyak melayani rute pelayaran perintis yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya di daerah terpencil, tertinggal, dan terluar serta perbatasan (3TP). Rute-rute perintis di wilayah 3TP memiliki tantangan tersendiri yang membutuhkan koordinasi yang erat dan kuat dengan para pemangku kepentingan," kata Shelvy lagi.
Menurut dia, sejumlah hal yang perlu diantisipasi para pemangku kepentingan antara lain adalah saat kondisi darurat seperti cuaca ekstrem dan kebakaran; kerusakan kapal; dan kerusakan dermaga.
Sebaiknya Anda baca juga:
Karena itu, lanjutnya, secara konsisten, ASDP berkoordinasi dengan BPTD, BMKG, dan stakeholder lainnya terkait antisipasi serta persiapan operasional jika terdapat potensi gangguan dalam pelayaran.
KMP Arar melayani wilayah operasi Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Kabupaten Raja Ampat, dan Kabupaten Fak-Fak. Jalur lintasan yang dilayani oleh KMP Arar terdiri atas 4 trayek dengan durasi tempuh yang berbeda-beda.
Pertama, trayek Sorong - Gag dengan jarak tempuh 154 mil laut dengan durasi perjalanan selama 12 jam. Trayek Gag - Gebe ditempuh selama 5 jam dengan jarak tempuh 74 mil laut sedangkan dari Gebe - Patani sejauh 63 mil laut dan dapat ditempuh dalam waktu 5 jam. Trayek terakhir dari Patani - Weda sejauh 65 mil laut ditempuh dalam waktu 5 jam.
"Muatan KMP Arar didominasi kendaraan kecil, pick up dan penumpang. Barang curah juga ada, seperti sembako, dan material bangunan. Kehadiran kapal penyeberangan cukup krusial untuk kelancaran pasokan bahan pokok dan logistik," tuturnya.
Shelvy mengungkapkan, ASDP berusaha semaksimal mungkin melayani masyarakat yang berada di pulau-pulau sebagaimana yang diatur oleh Kementerian Perhubungan dan berkoordinasi dengan pihak BPTD XXV Papua/Papua Barat. Sinergi dan kerja sama ASDP dengan BPTD Papua/Papua Barat terjalin dengan baik.
Ke depan, tambahnya, kerja sama yang selama ini sudah berjalan baik dengan para pemangku kepentingan, diharapkan akan lebih baik lagi, sehingga kehadiran ASDP makin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!