Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tindak Tegas, Satpol PP Garut Segel Toko Penjualan Minuman Keras

📅 Kamis, 20 Jun 2024, 00:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tindak Tegas, Satpol PP Garut Segel Toko Penjualan Minuman Keras Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Garut
Ket. Kepala Sstpol PP Garut Usep Basuki Eko menyegel toko yang ditemukan menyimpan dan menjual minuman keras di Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (19/6/2024).

Garut - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut bersama TNI dan Polri menyegel sebuah toko yang terbukti menyimpan botol minuman keras untuk dijual di wilayah Garut Kota, Jawa Barat, Rabu.

Kepala Satpol PP Garut Usep Basuki Eko mengatakan jajarannya bersama petugas gabungan lainnya kembali mengungkap tempat penjualan minuman keras dengan barang bukti yang disita sekitar1.345 botol minuman keras berbagai merek.

"Jadi penangkapan kami hari ini kita dapatkan 1.300-an, masih dalam penghitungan," kata Basuki.

Ia menuturkan Satpol PP Garut bersama TNI dan Polri melakukan patroli dan mendapatkan informasi dari intelijen bahwa ada satu unit toko di Garut Kota yang menyimpan banyak minuman keras.

Informasi yang diperoleh itu, kata Basuki, jajarannya dibantu aparat TNI dan Polri langsung bergerak untuk menggerebek tempat tersebut, dan ternyata banyak ditemukan botol minuman keras produksi pabrikan yang masih disimpan dalam kemasan dus.

"Atas kerja sama tersebut hari ini kami mendapatkan ini. Ini kolaborasi antara TNI dan Polri, sama-sama mendapatkan temuan miras sebanyak ini," katanya.

Ia mengungkapkan tempat tersebut sebelumnya sudah pernah digerebek dan ditemukan banyak botol minuman keras, begitu juga pemiliknya sudah dalam proses menjalani pemeriksaan hukum oleh Satpol PP Garut.

Namun kasus sebelumnya yang belum selesai, kata dia, pemilik tempat tersebut masih saja menyimpan dan menjual minuman keras tersebut, hingga barangnya kembali disita, begitu juga pemiliknya diperiksa oleh penyidik Satpol PP Garut.

"Yang pertama ini masih dalam proses, belum P21 pemberkasannya, dan sekarang kita menemukan lagi, tentu ini akan menjadi pemberatan," kata Basuki.

Ia menyampaikan saat ini seluruh barang bukti minuman keras disita, dan pemiliknya selanjutnya diproses sesuai aturan hukum yang berlaku sampai disidangkan di pengadilan.

Operasi pemberantasan minuman keras itu, kata dia, dilaksanakan secara rutin sesuai instruksi langsung dari unsur forum pimpinan daerah yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pemberantasan kemaksiatan, di antaranya peredaran minuman keras.

"Miras adalah pangkal dari kejahatan lainnya makanya sama-sama, baik jajaran polisi, jajaran TNI maupun polisi pamong praja melakukan pemberantasan miras ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.