Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Teryata Begini Awal Mula Ada Panggilan 'Buffalo Soldier' dari Kaki Gunung Rinjani

📅 Senin, 02 Jan 2023, 11:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Teryata Begini Awal Mula Ada Panggilan 'Buffalo Soldier' dari Kaki Gunung Rinjani Doc: ANTARA/HO
Ket. Tangkapan layar dari atraksi memanggil sapi di kaki Gunung Rinjani.

Lombok Timur - "Siooooo...siaaaa..," teriak Haji Idris (52) di savana Dandaun yang berada di kaki Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat.

Teriakan itu berulang-ulang sembari melawan embusan angin kencang dari pusaran di lembah menuju tempat yang lebih tinggi di untaian perbukitan kaki gunung yang dahulunya bernama Samalas itu.

Sapi itu berkeliaran di lembah dan lereng terjal perbukitan kaki Gunung Rinjani. Bahkan ada yang sampai mendekati puncak Gunung Rinjani. Selagi masih ada rumput yang jadi santapan, di tempat itulah sapi itu terus melangkahkan kaki.

Bahkan areal beredarnya sapi itu juga masuk ke areal Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Empat lokasi yang diketahui jadi tempat sapi itu berkeliling, yakni, Savana Dandaun, Propok, Kanji, dan Pelar.

Sehingga mereka yang berkemah di empat savana tersebut, siap-siap jika menginjak "ranjau" kotoran sapi. Maka harus teliti dan waspada jika tidak ingin di dalam tendanya mengeluarkan bau kotoran satwa tersebut.

Haji Idrus tidak sendirian tapi ditemani beberapa orang. Beberapa orang yang sama-sama memiliki sapi yang dilepas begitu saja di kaki Gunung Rinjani.

Kemudian satu per satu sapi turun dari lereng terjal dan curam sampai lembah ke satu titip tanah lapang, tempat asal teriakan itu. Kemudian berbaris seolah-olah pasukan bersiap saat inspeksi mendadak (sidak).

Ya, persis "Buffalo Soldier" dari penyanyireggaeBob Marley, saat sapi itu mendatangi lokasi si empunya.

Sekalipun sapi itu berada di tempat yang cukup jauh, mereka akan tetap mendatangi lokasi itu. Lokasi harapan sapi itu mendapatkan asupan segenggam garam. Garam yang disukai oleh kawanan sapi tersebut.

Agar tidak dikepung oleh puluhan sapi, dia pun menebarkan garam ke sekeliling savana atau padang rumput. "Kalau garam itu tidak kami sebar, sapi yang dipanggil akan mengelilingi saya," katanya sembari tersenyum.

Jika garam sudah ditaburkan di beberapa titik padang rumput, sapi itu pun akan menjilatinya. Ini bukan soal mistis, melainkan kepekaan hewan peliharaan itu kepada pemiliknya.

"Ini bukan soal mistis, tapi penciuman dari sapi dan kepekaan si sapi kepada pemiliknya," kata pria yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Sembalun Lawang kepada ANTARA.

Untuk memanggil sapi miliknya, itu tidak dilakukan setiap hari tapi sesuai kerinduan hatinya kepada sapi tersebut. Terkadang 2 minggu sekali sampai 1 bulan sekali.

Uniknya, tidak pernah ada cerita sapi yang dilepaskan begitu saja lalu hilang dicuri. "Tidak pernah ada sapi yang hilang dicuri," ujarnya.

Sapi itu tidak akan datang jika dipanggil oleh orang yang bukan pemiliknya. "Karena itu, tidak pernah ada cerita sapi milik saya yang hilang dicuri," ujarnya.

Ia mengaku saat ini dirinya memiliki sekitar 70 sapi yang dilepaskan begitu saja di areal empat savana kaki Gunung Rinjani. Bahkan, dahulu leluhurnyamalah memiliki sampai ratusan sapi.

Karena sudah memiliki ikatan batin dengan sapi miliknya itu, Haji Idrus enggan untuk menjual atau memotongnya. "Saya tidak tega, memang kadang-kadang kita potong. Tapi itu kepada sapi yang bandel karena tidak pernah datang kalau dipanggil oleh saya. Khawatirnya dia akan memprovokasi kepada sapi lainnya," paparnya.

Jadi, dirinya langsung memotong sapi yang bandel itu dan dagingnya dibagi-bagikan kepada rekan-rekan yang menemani saat mengecek keberadaan sapinya.

Sapi bisa "membaca"

H. Idrus menceritakan alasan leluhuhurnya melepas sapi peliharaan ke areal perbukitan. Itu karena terbatasnya kandang di rumah.

"Kalau dahulu orang tua kami memelihara kuda kemudian dilepasliarkan. Kemudian berganti dengan sapi," katanya.

Nah arti dari panggilan "Siooooo...siaaaa" sendiri dari kata Sia dalam bahasa Sasak di Sembalun artinya, "garam". Sapi sendiri suka menjilati garam sehingga ketika dipanggil oleh si pemiliknya akan datang sendiri tanpa ada instruksi lain-lainnya.

Bahkan H Idrus punya atraksi tersendiri, saat menaburi garam di rumput savana dengan membentuk tulisan. Contohnya, S A V A N A, sapi itu akan menjilati sesuai huruf demi huruf.

"Hingga dijadikan cerita sapi bisa membaca. Padahal sapi itu hanya menjilati huruf demi huruf," katanya seraya tertawa.

Salah seorang tokoh pemuda di Sembalun Lawang, Rosyidin Sembahulun, menyebutkan atraksi memanggil sapi dari perbukitan itu merupakan salah satu yang bisa dijual kepada wisatawan terutama dari mancanegara.

"Wisatawan asing akan bisa melihat atraksi itu. Itu bisa menjadi nilai jual tersendiri. Di negara si wisatawan itu sendiri tidak ada atraksi. Jadi, itu memang unik," katanya.

Beberapa wisatawan pernah ada yang mengikuti atraksi memanggil sapi tersebut. Mereka rela harus berjalan naik turun gunung memakan waktu sekitar dua jam sampai tiga jam. "Demi melihat atraksi memanggil sapi," katanya.

Tak terbayangkan atraksi memanggil sapi itu ditawarkan menjadi paket saat berwisata ke kaki Gunung Rinjani yang kaya akan objek wisata alam biasa sampai minat khusus.

Seharusnya potensi kearifan budaya lokal itu bisa menjadi jualan bagi turis mancanegara. Pasalnya wisatawan asing lebih meminati suatu objek atau karya dari balik kisah bukan sekadar kepada keindahan alam belaka.

Tak terasa H Idrus pun perlahan-lahan melangkahkan kakinya ke lokasi tempat menyimpan sepeda motornya. Dia harus berjalan sekitar 45 menit. Kemudian, 1 bulan kemudian dia akan menengok sapi miliknya.

Sambil dia berseloroh, "Hai para sapi, silakan menikmati kebebasan di areal padang savana, nanti saya akan menengokmu kembali saat kerinduan itu datang."

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

16 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.