Terminal Kalideres Gandeng BIN Hingga Polisi untuk Cegah Praktik Calo
📅 Jumat, 24 Mar 2023, 17:31 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Walda
JAKARTA - Terminal Kalideres berencana menggandeng Badan Intelijen Negara (BIN) hingga kepolisian untuk menangkal praktek calo tiket di kawasan itu selama Ramadhan tahun ini.
"Akan koordinasi dengan kepolisian sampai BIN karena itu (calo) akan jadi pembahasan kita," kata Kepala Terminal Kalideres, Revi Zulkarnain, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (24/3).
Revi mengatakan, praktek calo sungguh meresahkan karena sangat merugikan pihak pembeli tiket maupun Perusahaan Otobus (PO) antarkota antarprovinsi AKAP.
Oknum calo akan menjual harga tiket dengan lebih tinggi dari harga PO bus.
Namun demikian, pihak PO bus tidak mendapatkan untung sepeser pun dari hasil penjualan ilegal itu.
Nantinya, pihak petugas akan melakukan penjagaan untuk mencari oknum calo bus yang beraktivitas di Terminal Kalideres.
Pihaknya juga membuka posko penjagaan agar warga dapat mengadu ke petugas juga ditemukan praktek calo.
"Jika ditemukan oknum calo, mereka akan dibawa ke pos dan langsung ke Polsek untuk diproses hukum," kata dia.
Dengan upaya tersebut, dia berharap aktivitas mudik di Terminal Kalideres bisa berjalan dengan lancar dan aman.
Terkait kondisi Terminal Kalideres saat ini, Revi mengaku belum ada kenaikan jumlah penumpang signifikan.
"Lonjakan penumpang baru terasa H-10 Lebaran. Walau begitu, penjagaan tetap kita lakukan secara ketat," jelas dia.
Hingga saat ini ternyata ada sedikitnya 170 PO terdaftar di Terminal Kalideresdan masing-masing PO biasanya memiliki 5-6 bus.
Terminal bus Kalideresbiasa melayani penumpang AKAPuntuk kota-kota tujuan di Pulau Jawa dan Sumatera.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!