Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terkena Tali Layangan, Suplai Listrik di Kalbar Terganggu

📅 Selasa, 30 Mei 2023, 15:20 WIB | Oleh:
Terkena Tali Layangan, Suplai Listrik di Kalbar Terganggu Doc: ANTARA/HO-PLN
Ket. Perbaikan jaringan listrik PLN di Pontianak, Kalbar setelah dihantam layangan.

PONTIANAK - Suplai listrik di Provinsi Kalbar terutama di Kota Pontianak saat ini masih menghadapi tantangan dan terganggu dengan adanya tali kawat permainan layangan yang menghantam dan memutuskan jaringan sehingga bisa menyebabkan pemadaman dan merugikan semua pihak.

"Terbaru kawat layangan kembali hantam dan putuskan jaringan listrik PLN di Simpang Jalan Dharma Putra kemarin. Ini sangat ironis. Kejadian putusnya kabel listrik jaringan tegangan menengah yang disebabkan oleh kawat layang-layang di Siantan, khususnya Siantan Hilir, Pontianak Utara sudah tujuh kali selama Mei 2023," ujar Manajer PLN ULP Siantan, Marwaji di Pontianak, Kalbar, Selasa.

Menurutnya, Pontianak Utara dan Pontianak Timur merupakan kawasan di mana masih banyak warga yang gemar bermain layang-layang, terutama yang menggunakan tali kawat. Diakuinya, hampir setiap sore pihaknya dan aparat keamanan kerap melakukan razia, namun warga masih tidak peduli, padahal keberadaannya sudah sangat meresahkan.

"Jika kabel listrik putus maka untuk proses perbaikan dan penormalan kembali aliran listrik membutuhkan waktu kurang lebih 6 hingga 8 jam, sehingga sangat mengganggu para pelanggan yang listrik di rumahnya padam," ujar Marwaji.

Ia mengimbau partisipasi seluruh elemen masyarakat di kedua kecamatan tersebut untuk bersama-sama membantu mencegah atau melarang warga untuk bermain layang-layang di lingkungan masing-masing.

Hal senada juga diungkap Marzuki (47), warga Jalan Dharma Putra. Menurutnya, setiap sore masih banyak warga yang bermain layang-layang, padahal sudah dilarang oleh petugas, namun mereka sepertinya tidak jera.

"Pemain layang-layang di Siantan ini sudah sangat meresahkan warga. Selain mengganggu aliran listrik juga berpotensi mengancam jiwa warga, sudah banyak korban yang luka bahkan meninggal dunia. Perlu ketegasan aparat dan dukungan masyarakat untuk memberantasnya," tutur Marzuki.

Ia menyebutkan, dalam beberapa minggu terakhir ini sudah beberapa kali kejadian kabel listrik putus dan padam dalam durasi yang cukup lama.

"Kasihan lihat Petugas PLN yang harus bolak-balik melakukan perbaikan penyambungan kabel listrik yang putus, mereka bekerja hingga larut malam," imbuh Marzuki.

Ia berharap permasalahan layang-layang di Siantan ini harus segera dicarikan solusinya agar tidak berlarut-larut sehingga menimbulkan kerugian yang lebih banyak lagi.

"Listrik ini kan milik kita bersama, karena kita juga yang menikmatinya. Mari kita turut peduli untuk menjaganya, agar aktivitas yang kita lakukan dapat berjalan dengan aman dan lancar," tutup Marzuki.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.