Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tentara Israel Berencana Memindahkan 1.000 Warga Palestina dari Masafer Yatta

📅 Kamis, 12 Jan 2023, 19:53 WIB | Oleh:
Tentara Israel Berencana Memindahkan 1.000 Warga Palestina dari Masafer Yatta Doc: Arab News
Ket. Angkatan Bersenjata Israel.

Pejabat dari angkatan bersenjata Israel dilaporkan telah membuat rencana untuk memindahkan paksa sekitar 1.000 warga Palestina dari desa-desa di Masafer Yatta, dekat Hebron selatan di Tepi Barat.

Melansir Arab News, Komando Distrik Pusat Angkatan Darat Israel telah berupaya untuk menggusur penduduk sejak November tahun lalu dan semuanya dilakukan tanpa sepengetahuan pemerintah Israel. Rencana penggusuran ini dilakukan agar angkatan bersenjata Israel dapat melakukan latihan rutin di daerah tersebut.

Rencana tersebut dikatakan baru pertama kali disampaikan kepada pemerintah minggu lalu, setelah pemerintahan baru mengambil alih.

Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya itu mengatakan keputusan telah dikomunikasikan oleh pejabat dari Administrasi Sipil Israel, yang mengawasi urusan sipil di Wilayah Pendudukan, kepada Otoritas Palestina selama pertemuan pekan lalu di Tepi Barat.

Sementara itu, Perwakilan dari Otoritas Palestina telah mengatakan kepada warganya di Masafer Yatta bahwa pejabat Administrasi Sipil Israel memberitahu mereka tentang rencana untuk menggusur penduduk dari 12 desa.

Pejabat dari angkatan bersenjata Israel sendiri mengusulkan agar penduduk desa dipindahkan ke dua lokasi baru di sekitar wilayah tersebut.

Sumber-sumber keamanan dan politik Israel dilaporkan telah menyatakan keprihatinan tentang perilaku pejabat militer dalam kasus tersebut. Mereka memperingatkan bahwa rencana perpindahan itu adalah "sinyal peringatan" tentang rencana masa depan pemerintahan baru Israel yang akan memengaruhi warga Palestina.

Kepala Dewan Desa Masafer Yatta, Nidal Younis mengatakan bahwa serangan terhadap warga Palestina oleh tentara, polisi, dan pemukim Israel telah meningkat secara dramatis sejak Mahkamah Agung Israel pada Mei memutuskan untuk menggusur delapan komunitas, dan membatasi pergerakan penduduk desa lain.

Berbagai pembatasan mencakup larangan bagi orang asing memasuki desa tertentu, dan menyita mesin dan kendaraan pertanian mereka.

Sementara para pemukim Israel telah menyerang penduduk Masafer Yatta, dan mencegah mereka membajak tanah dan bercocok tanam yang digunakan untuk memberi makan ternak mereka.

"Tujuan dari meningkatnya serangan terhadap kami adalah untuk membuat hidup kami sulit dan tidak mungkin, dan dengan demikian mendorong kami dan memaksa kami untuk meninggalkan desa kami dan meninggalkan tanah kami untuk mereka kendalikan," kata Younis kepada Arab News.

Diketahui, desa-desa di Masafer Yatta menempati area seluas sekitar 13,5 mil persegi dan mencakup lima sekolah dan lima pusat kesehatan. Sekitar 1.150 warga Palestina dari 215 keluarga tinggal di sana, termasuk 569 anak.

Penduduk Masafer Yatta telah bergantung pada bantuan kemanusiaan karena rezim perencanaan yang restriktif dan diskriminatif yang mereka hadapi.

Organisasi kemanusiaan dan donor telah memberikan bantuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang tersisa di Masafer Yatta, termasuk air dan listrik, dan mencegah pemindahan paksa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

37 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.