Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Target Pertumbuhan Ekonomi Terancam Buyar Jika Sektor Strategis Mandek

📅 Kamis, 28 Agu 2025, 00:00 WIB | Oleh:
Target Pertumbuhan Ekonomi Terancam Buyar Jika Sektor Strategis Mandek Doc: antara
Ket. Kinerja Perekonomian - Kontribusi Sektor Pertanian Terbesar kedua Setelah Manufaktur

JAKARTA – Pemerintah dituntut mempercepat penguatan sejumlah sektor strategis, khususnya pertanian, yang terbukti menjadi penopang utama perekonomian nasional. Karenanya, akselerasi investasi, modernisasi teknologi, dan efisiensi rantai pasok di sektor pertanian akan menjadi kunci agar Indonesia mampu mengejar target pertumbuhan ekonomi sekaligus menghadapi ketidakpastian global.

Ekonom Lucky Bayu Purnomo menilai akselerasi proyek dan sektor strategis dapat membantu Indonesia untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen. “Untuk itu, apabila dikatakan (pertumbuhan ekonomi) harus 8 persen, ini justru tantangan pemerintah untuk mempercepat seluruh sektor strategis yang diharuskan,” kata Lucky di Jakarta, Rabu (27/8).

Dia menilai, untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen tidak bisa dilakukan dengan cepat, karena terdapat sejumlah pertimbangan, variabel, dan latar belakang yang harus diperhitungkan. Menurutnya, mencapai angka 8 persen bukanlah hal yang tidak realistis, tapi memang diperlukan langkah konkret dan target pertumbuhan yang dapat diukur secara bertahap.

“Yang namanya memberikan target itu tentu banyak pertimbangan dan latar belakang. Pertama, kita pernah menguji ekonomi di 7 persen di beberapa periode,” kata Lucky, founder LBP Enterprises itu. “Apakah itu realistis? Paling tidak dari angka (pertumbuhan) 5,12 persen (baru-baru) ini, saya ingin menjelaskan (target) 6,5 persen (dapat menjadi) angka pertama yang harus diuji. Untuk naik ke anak tangga berikutnya, kita butuh tahap pertama seperti itu,” ujar dia menambahkan.

Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dari angka 5,12 persen ke kisaran 6 persen, lanjut Lucky, adalah dengan pengelolaan fiskal yang tepat dan matang. Selain itu, pemilihan sektor-sektor yang sesuai dengan tujuan pemerintah melalui program-program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dapat dioptimalkan.

“Misalnya MBG, itu berarti (menggerakkan) sektor pertanian, komoditas peternakan. Menurut saya itu cara yang strategis untuk meningkatkan PDB kita,” kata Lucky.

Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada semester I-2025 mencapai 4,99 persen dibandingkan periode sama tahun lalu (yoy). Sektor pertanian menyumbang sekitar 13,8 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada semester I-2025, menjadikannya sektor kedua terbesar setelah industri pengolahan.

Bahkan, sektor pertanian secara konsisten tumbuh di atas 10 persen dalam dua kuartal berturut-turut sepanjang tahun ini. Pada kuartal I-2025, sektor pertanian tumbuh 10,52 persen (yoy) dan kemudian naik menjadi 13,53 persen pada kuartal II-2025. Dengan begitu, sektor ini berperan vital menjaga stabilitas pangan, daya beli masyarakat, hingga ketahanan ekonomi jangka panjang.

Ubah “Mindset”

Sementara itu, untuk mengoptimalkan peran pertanian dalam perekonomian nasional, pemerintah mendorong modernisasi sektor tersebut. Peralihan ke pertanian modern juga berimplikasi terhadap kewajiban penggunaan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern, seperti menggunakan traktor, combine harvester (pemanen kombinasi), mesin dryer, hingga Rice Milling Unit (RMU/mesin penggiling padi).

“Kita juga harus merubah mindset, merubah pertanian kita yang tadinya konvensional menjadi pertanian modern. Ini adalah suatu keharusan, ini adalah suatu keniscayaan,” ucap Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementerian Pertanian (Kementan) Idha Widi Arsanti dalam agenda Pembekalan dan Pelepasan Tim Ekspedisi Patriot di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

27 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.