Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tank Hybrid Antipesawat dan Pendukung Tembakan, Jerman Perkenalkan Ranpur Condor

📅 Senin, 01 Sep 2025, 17:24 WIB | Oleh:
Tank Hybrid Antipesawat dan Pendukung Tembakan, Jerman Perkenalkan Ranpur Condor Doc: Istimewa
Ket. Ranpur Condor bersasis Tank Leopard 1. Penggunaan amunisi udara yang dapat diprogram membuat Condor cocok untuk misi pertahanan udara.

BERLIN - Produsen kendaraan lapis baja Jerman Flensburger Fahrzeugbau Gesellschaft dilaporkan akan segera memperkenalkan kendaraan tempur Condor baru yang menggabungkan fungsi tank pendukung tembakan dan tank antipesawat.Dari Militarnyi, konsep ini akan ditampilkan perdana di pameran pertahanan internasional DSEi di London, lapor Hartpunkt. Di sanalah publik akan diperlihatkan untuk pertama kalinya kendaraan tersebut, yang disebut perusahaan sebagai respons terhadap ancaman medan perang modern.Condor didasarkan pada sasis tank Leopard 1 dan dilengkapi dengan turret tanpa awak Turra 30-SA dari produsen Slovakia, EVPÚ. Turret ini dilengkapi dengan meriam otomatis 30 mm, yang juga diadaptasi untuk menyerang target udara.Menurut perwakilan FFG, para perancang berupaya menggabungkan teknologi modern dengan solusi yang telah teruji di medan perang. Hal ini memungkinkan mereka menciptakan sistem persenjataan yang efektif, mudah bermanuver, dan andal."Condor telah memungkinkan kami menciptakan sistem pertahanan udara yang tangguh berdasarkan platform Leopard 1 yang telah teruji. Kami ingin mengembangkan solusi yang dapat dengan cepat meningkatkan pertahanan udara. Penggunaan turet EVPÚ memungkinkan kami untuk mengintegrasikan senjata tambahan dan memberikan dukungan tembakan kepada infanteri," ujar CEO FFG.Kendaraan ini mampu beroperasi secara efektif dalam segala kondisi visibilitas, termasuk saat berkendara. Penggunaan amunisi udara yang dapat diprogram membuat Condor cocok untuk misi pertahanan udara.Sistem umpan ganda meriam 30 mm memungkinkan penggunaan dua jenis amunisi secara bersamaan dan pergantian di antara keduanya tergantung situasi. Selain itu, Condor dilengkapi dengan sistem penargetan dan kewaspadaan situasional modern, yang meningkatkan efisiensi dan kemampuan bertahan hidup di medan perang.Untuk perlindungan tambahan, sasis Leopard 1 telah diperkuat dengan pelindung samping dan atas. Kendaraan ini juga dilengkapi jaringan on-board digital dan tata letak kru baru: komandan dan pengemudi kini ditempatkan berdampingan di bagian depan lambung.Turra 30-SA dapat dilengkapi dengan berbagai jenis meriam 30 mm, termasuk Mk44 Bushmaster. Senjata tambahan termasuk senapan mesin dan peluru kendali anti-tank.Turret dilengkapi dengan elektro-optik modern, radar multifungsi, sistem deteksi peluncuran anti-tank, serta teknologi penentuan posisi penembak jitu dan senjata ringan. Berat total kendaraan tidak melebihi 40 ton.Sudut bidik senjata ini berkisar antara -10 hingga +70 derajat, yang memungkinkannya menembak target darat dan udara. Condor dilengkapi dengan mesin baru yang cocok untuk semua kendaraan Leopard 1. Mesin ini terdiri dari mesin diesel delapan silinder 8V199TE23 dari Rolls-Royce Power Systems dengan tenaga hingga 1080 hp, transmisi ZF 4 HP 250, dan sistem pendingin sirkuit ganda modern. Unit baru ini 300 kg lebih ringan daripada versi sebelumnya.Ada kemungkinan kendaraan ini juga akan ditawarkan kepada militer Ukraina. Tahun lalu, Flensburger Fahrzeugbau Gesellschaft memulai pembangunan pusat layanan kendaraan lapis baja di Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK terkait Kasus Dugaan Korupsi di Lingkungan Ditjen Imigrasi

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.