Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Survei: Ekonomi Jerman Alami Stagnasi

📅 Rabu, 24 Mei 2023, 01:00 WIB | Oleh:
Survei: Ekonomi Jerman Alami Stagnasi Doc: DANIEL ROLAND / AFP
Ket. Para pialang terlihat di bursa saham di Frankfurt, Jerman, Jumat (19/5). Pasar saham Frankfurt mencetak rekor baru karena risiko resesi mereda dan inflasi melambat di Eropa dan AS. Perekonomian Jerman mengalami stagnasi seiring bisnis-bisnis di negara itu berjuang melawan sejumlah tantangan diungkapkan Kamar Dagang dan Industri Jerman pada Senin (22/5)

FRANKFURT - Perekonomian Jerman mengalami stagnasi seiring bisnis-bisnis di negara itu berjuang melawan sejumlah tantangan, demikian diungkapkan Kamar Dagang dan Industri Jerman atau Deutscher Industrie und Handelskammertag (DIHK) pada Senin (22/5), mengutip surveinya terhadap sekitar 21.000 perusahaan dari semua jenis industri.

"Prospek untuk 12 bulan ke depan secara keseluruhan masih suram, terutama karena pesanan yang masuk menurun secara signifikan di sisi permintaan. DIHK masih memperkirakan pertumbuhan nol untuk tahun ini. Masih belum ada tanda-tanda kenaikan secara umum," ujar Ilja Nothnagel, anggota Dewan Eksekutif DIHK yang bertanggung jawab atas analisis ekonomi.

Seperti dikutip dari Antara, hingga 65 persen responden survei itu menyebutkan biaya energi dan bahan baku sebagai risiko bisnis terbesar, meskipun biaya energi sudah turun drastis jika dibandingkan dengan rekor tertingginya dalam beberapa bulan terakhir.

Pada Desember, bank sentral Jerman Bundesbank melakukan revisi signifikan terhadap proyeksi pertumbuhan ekonominya untuk 2023. Menurut bank itu, ekonomi Jerman berhasil menghindari penurunan drastis dan diperkirakan akan mengalami kontraksi sebesar 0,5 persen pada 2023. Produk Domestik Bruto (PDB) Jerman tumbuh 1,8 persen tahun lalu.

Kurangnya tenaga kerja terampil dan biaya tenaga kerja juga menjadi perhatian besar. Lebih dari 60 persen perusahaan yang terlibat dalam survei itu mengkhawatirkan krisis tersebut. "Secara keseluruhan, kita harus menyimpulkan ekonomi Jerman kekurangan momentum," kata Nothnagel.

Ekspor Menurun

Menurut data sementara yang diterbitkan Kantor Statistik Federal (Destatis) pada Senin, ekspor Jerman ke negara-negara di luar Uni Eropa (UE) terus turun pada April, turun 5,2 persen tahun-ke-tahun menjadi 51,5 miliar euro (55,62 miliar dollar AS).

Ekspor ke Amerika Serikat menyumbang 11,6 miliar euro pada April, turun 2,2 persen tahun-ke-tahun, sedangkan ke Inggris turun 8,1 persen menjadi 5,3 miliar euro, menurut angka tersebut.

Sementara itu, ekspor Jerman ke Tiongkok, mitra dagang terbesar negara itu, tercatat 7,5 miliar euro pada April, turun 9,6 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Institut Ekonomi Dunia Kiel Jerman atau German Kiel Institute for the World Economy (IfW Kiel) mengatakan perdagangan global telah menunjukkan "tanda-tanda pergerakan sideways" setelah pertumbuhan yang kuat pada bulan April. Institut mengharapkan ekspor dari ekonomi terbesar Eropa mulai tumbuh pada tingkat 0,8 persen pada bulan Mei.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.