Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudin PPAPP Jaksel Libatkan Forum Anak dan Genre Cegah Perundungan

📅 Senin, 24 Nov 2025, 09:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sudin PPAPP Jaksel Libatkan Forum Anak dan Genre Cegah Perundungan Doc: ANTARA
Ket. Ilustrasi - Bullying atau perundungan. 

JAKARTA – Suku Dinas (Sudin) Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) Jakarta Selatan melibatkan Forum Anak dan Forum Genre dalam kegiatan edukasi mencegah perundungan di wilayah Jakarta Selatan (Jaksel).

"Kami juga melibatkan Forum Anak dan Forum Genre dalam berbagai kegiatan edukasi terkait perundungan," kata Kepala Sudin PPAPP Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rizky Hamid, saat dihubungi di Jakarta, Senin (24/11).

Dalam forum tersebut, kata dia, anak-anak yang mengikuti kegiatan edukasi itu memiliki kesempatan untuk berbicara kepada sesama anak.

Dia pun menilai kegiatan forum tersebut terbukti lebih efektif sehingga pesan-pesan terkait pencegahan perundungan dapat diterima dengan baik.

Selain itu, edukasi kepada masyarakat, terutama orang tua, juga terus dilakukan melalui pertemuan warga, kegiatan kelurahan, serta kolaborasi dengan tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

"Fokusnya adalah membangun kesadaran bersama bahwa pengawasan dan komunikasi yang baik di rumah merupakan kunci mencegah kekerasan di sekolah," ujar Rizky.

Selain edukasi, pihaknya juga melakukan upaya pencegahan perundungan melalui sosialisasi rutin selama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sehingga sejak awal tahun ajaran, seluruh siswa sudah dibekali pemahaman tentang perilaku yang aman dan saling menghormati.

Kemudian, jika terjadi kasus perundungan, Sudin PPAPP Jaksel bekerja sama dengan Unit Pengelola Teknis (UPT) Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi DKI Jakarta untuk menyediakan layanan terpadu bagi korban.

"Kami memastikan bahwa setiap laporan yang masuk ditindaklanjuti sesuai SOP dan dilakukan dengan prinsip pendekatan yang berpusat pada korban, termasuk menjaga kerahasiaan serta memastikan anak tidak mengalami reviktimisasi," tutur Rizky.

Berdasarkan data Dinas PPAPP DKI Jakarta, jumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta pada 2025 telah mencapai 1.917 kasus.

Sedangkan pada 2024, terjadi sebanyak 2.041 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jakarta.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau agar berani dan tidak ragu melapor ke PPPA untuk segera mendapatkan pendampingan, terutama jika melihat, mendengar, bahkan mengalami kekerasan fisik, psikis, seksual maupun penelantaran. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.