Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudin Kesehatan Jaktim Vaksin 97 Orang Cegah Penyebaran Cacar Monyet

📅 Kamis, 02 Nov 2023, 13:25 WIB | Oleh:
Sudin Kesehatan Jaktim Vaksin 97 Orang Cegah Penyebaran Cacar Monyet Doc: ANTARA /Sulthony Hasanuddin
Ket. Petugas kesehatan menyosialisasikan penyakit cacar monyet kepada masyarakat di Puskesmas Kedaung, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (1/11/2023). .

Jakarta -- Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur telah melakukan vaksin kepada 97 warga di wilayah Jatinegara untuk mencegah penyebaran penyakit cacar monyet (monkey pox/Mpox).

"Sudah kami lakukan pada Oktober 2023 di Puskesmas Jatinegara. Kami juga akan melakukan vaksin kepada warga di wilayah Kramat Jati," kata Plt Kepala Sudin Kesehatan Jaktim Lysbeth Regina Pandjaitan ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Untuk wilayah Kramat Jati, lanjut dia, hingga kini masih menunggu pengiriman (dropping)dari Dinkes DKI Jakarta untuk ketersediaan vaksin.

Menurut dia, vaksinasi Mpox tak dilakukan secara terbuka dan hanya menjangkau populasi kunci.

Sejauh ini, Dinkes DKI Jakarta mencatat ada tiga orang yang terkena cacar monyet di Jakarta Timur. Semua pasien pun telah menjalani perawatan dan isolasi di rumah sakit.???????

Lysbeth pun mengimbau kepada masyarakat untuk menetapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tidak tertular penyakit tersebut.

Dinas Kesehatan DKI (Dinkes) menyebutkansebanyak 24 kasus positif cacar monyet (Mpox) di daerah ini berdasarkan data harian 31 Oktober 2023, semuanya berjenis kelamin laki-laki bergejala ringan.

"Kasus positif total ada 24 orang, semua bergejala ringan, semua tertular dari kontak seksual, semua laki-laki berusia 25-50 tahun," kata Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ngabila Salama, saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Dari 24 kasus tersebut, satu orang sudah dinyatakan sembuh, sedangkan 23 kasus lainnya merupakan kasus positif aktif yang saat ini masih menjalani perawatan intensif dan isolasi di rumah sakit.

Rincian 23 kasus positif aktif 2023 tersebut ditemukan pada 13 Oktober (1 kasus), 19 Oktober (1 kasus), 21 Oktober (5 kasus), 24 Oktober (3 kasus), 25 Oktober (2 kasus), 26 Oktober (2 kasus), 27 Oktober (1 kasus), 28 Oktober (1 kasus), 29 Oktober (2 kasus), 30 Oktober (3 kasus), dan 31 Oktober (2 kasus).

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggencarkan vaksin cacar monyet dan memperluas penelusuran (tracing), menyusul bertambahnya kasus tersebut di Ibu Kota.???????

Ngabila menyebutkan total penerima vaksin cacar monyet saat ini sudah 447 orang dari target 495 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.