Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stik Ubi Ungu, Cara lain Mengolah Tanaman Ubi

📅 Selasa, 11 Apr 2023, 00:53 WIB | Oleh:
Stik Ubi Ungu, Cara lain Mengolah Tanaman Ubi Doc: Istimewa
Ket. Pengolahan produk menjadi stik ubi ungu.

JAKARTA - Ubi merupakan tanaman yang tumbuh menjalar di atas tanah dan menghasilkan umbi dalam tanah serta dapat tumbuh pada lahan yang kurang subur. Ubi ditanam di tanah yang lengkung berpasir, gembur, banyak mengandung hara dan memiliki drainase yang baik dan mempunyai derajat keasaman tanah pH 5,5 - 7,5.

Ubi merupakan salah satu hasil pertanian yang terdapat di hampir seluruh wilayah Gunungkidul, termasuk di Pedukuhan Jelok, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu tempat lokasi KKN mahasiswa Fakultas Vokasi UNY.

Menurut siaran persnya, hal ini mendorong mereka memanfaatkan potensi lokal untuk diubah menjadi sesuatu yang berbeda dari yang selama ini dilakukan. Raidha Maharani dan Vida Corniawati prodi D4 Tata Boga mengolahnya menjadi stik dari ubi ungu.

Menurut Raidha Maharani, usaha tani ubi memiliki prospek yang baik sebagai komoditas pertanian unggulan tanaman palawija. Ubi mengandung vitamin A, vitamin B, dan zat antioksidan.

"Pada pemanfaatan ubi kali ini kami menggunakan ubi ungu sebagai bahan dasar inovasi produk stik ubi ungu," katanya, Senin (10/4).

Selain warnanya yang menarik, manfaat ubi ungu juga tidak kalah menarik. Warna ungu yang muncul pada ubi ini disebabkan oleh adanya kandungan antioksidan dan antosianin yang memiliki khasiat bagi kesehatan bahkan mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit.Ubi ungu ini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sebagai anti kanker dan juga menjaga keseimbangan gula darah.

Vida Corniawati memaparkan bahan yang dibutuhkan yaitu 300 gram tepung terigu protein rendah, 120 gram ubi ungu yang sudah dikukus, 75 gram tepung tapioka, 1 sdm margarin, 80 gram gula halus atau sesuai selera, garam, vanili, air, minyak untuk menggoreng.

Cara pembuatannya haluskan ubi ungu yang telah dikukus hingga lembut, Tambahkan tepung terigu, tapioka, margarin, gula halus, garam, vanili kemudian aduk hingga rata, Masukkan air secukupnya kemudian uleni hingga sedikit kalis. Bagi adonan menjadi beberapa bagian lalu giling menggunakan alat penggiling atau rolling pin seperti bentuk mie memanjang. Sementara itu panaskan minyak kemudian masukkan adonan ke dalam wajan, lalu goreng hingga matang dan tiriskan. Stik ubi ungu siap dikemas sesuai yang diinginkan.

Stik ubi ungu ini dipraktikkan pada para ibu warga Jelok yang mengikuti dengan antusias. Bahkan tidak sedikit para ibu yang ikut terjun membuat stik ubi ungunya sendiri. Salah seorang warga, Suharyati mengatakan bahwa stik ubi ungu ini rasanya enak dan manisnya pas.

"Saya akan mempraktikkannya dirumah karena bahannya murah dan mudah membuatnya," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.