Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Skandal Udang Beku Tercemar Cs-137: Indonesia Terpaksa Tarik Produk dari Pasaran

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 23:58 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Skandal Udang Beku Tercemar Cs-137: Indonesia Terpaksa Tarik Produk dari Pasaran Doc: ANTARA FOTO/ Moch Asim
Ket. Ilustrasi - Udang vaname.

JAKARTA-Pemerintah memutuskan untuk menarik produk udang beku RI dari pasaran. Hal itu seiring dengan kasus produk udang beku asal Cikande, Banten, yang diekspor ke Amerika Serikat (AS)terdeteksi kontaminasi zat radioaktif Cs-137.

Kasus kontaminasi dan penarikan produk udang beku ini menimbulkan perhatian internasional. Hal ini dapat membawa dampak buruk terhadap ekonomi, kepercayaan konsumen, dan regulasi ekspor Indonesia.

Kasus ini mempertaruhkan reputasi produk ekspor RI di pasar global, khususnya produk hasil laut, apalagi udang merupakan komoditas unggulan ekspor RI. Pemerintah diharapkan segera menyelesaikan kasus ini agar tidak mengganggu pasar ekspor.

Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menginstruksikan agar pimpinan kementerian/lembaga bergerak menangani permasalahan ini sesuai kewenangannya masing-masing.

Khusus untuk BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan), Zulkifli Hasan menginstruksikan untuk beromunikasi (dengan pihak tekait). "Tidak usah menunggu keputusan saya. Laksanakan tugas untuk membela merah putih,” tuturnya dalam Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Tingkat Menteri yang digelar di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan (Kemenko Pangan) pada Jumat (12/9).

Dalam pertemuan yang melibatkan kurang lebih 21 pimpinan dan perwakilan kementerian/lembaga (K/L) serta instansi lain tersebut, dibahas penanganan kerawanan bahaya radiasi radionuklida Cesium-137 (Cs-137) dan kesehatan pada masyarakat berisiko terdampak.

Menko Pangan mengungkapkan bahwa Pemerintah kita menaruh perhatian penuh atas dugaan pencemaran Cs-137 udang Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat, sehingga terjadi recall atau pengiriman balik ke Indonesia.” Untuk itu, Zulkifli menyebut telah dibentuk satuan tugas (satgas) dari Kemenko Pangan dan instansi terkait untuk menangani insiden ini.

Komoditas Unggulan

Menko Zulkifli menerangkan bahwa industri udang adalah aset negara Indonesia, yang menyerap ribuan tenaga kerja dan berkontribusi besar terhadap ekspor Indonesia. Data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP udang merupakan komoditas unggulan ekspor perikanan Indonesia.

Volume ekspor udang Indonesia pada 2024 mencapai 214,58 ribu ton dengan nilai keekonomian1,68 miliar dollar AS. Hal ini menempatkan Indonesia sebagai negara ke-5 eksportir udang terbesar di dunia setelah Ekuador, India, Vietnam, dan Tiongkok, dengan AS sebagai pasar utama ekspornya. Karena itu, pemerintah berkomitmen untuk melindungi nelayan, pekerja, dan pengusaha di bidang udang ini.

“Kita telah melakukan investigasi dengan hati-hati menggunakan pendekatan ilmiah sesuai standar internasional. Dan keamanan pangan tetap menjadi prioritas utama kita,” ungkapnya lebih lanjut. Menko Pangan mengatakan Pemerintah Indonesia telah bergerak cepat, melokalisir, dan menutup dugaan sumber pencemaran Cs-137 di wilayah terdampak, serta akan melakukan dekontaminasi.

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Taruna Ikrar menghadiri Rakortas tersebut mengaku telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terkait insiden ini.

BPOM bersama KKP terus berkoordinasi secara intensif untuk memastikan keamanan produk perikanan Indonesia. "Kami berkomitmen menjalankan tugas dengan profesional dan sesuai kewenangan untuk melindungi konsumen serta menjaga reputasi ekspor Indonesia di pasar internasional,” tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

53 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.