Skandal 'Rolexgate' Presiden Peru, 6 Menteri Mundur
📅 Selasa, 02 Apr 2024, 11:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: RTE/Congress of Republic of Peru
LIMA - Enam menteri kabinet Peru pada Senin (1/4) mengundurkan diri di tengah penyelidikan kepemilikan jam tangan Rolex Presiden Dina Boluarte.
Ketika Peru dilanda skandal 'Rolexgate', Menteri Dalam Negeri Victor Torres adalah orang pertama yang mengundurkan diri, dua hari setelah polisi di bawah komandonya menggerebek dan menggeledah rumah dan kantor presiden.
Lima menteri lainnya mengundurkan diri beberapa jam kemudian. Mereka memegang jabatan di bidang isu perempuan, pendidikan, pembangunan pedesaan, produksi, dan perdagangan luar negeri.
Pemerintah tidak menjelaskan pengunduran diri tersebut namun hal itu terjadi dua hari sebelum pengambilan sumpah perdana menteri baru, Gustavo Adrianzen, dan kabinetnya.
Pada Senin malam, Boluarte melantik enam menteri baru untuk menggantikan menteri yang keluar.
Sebaiknya Anda baca juga:
Torres mengatakan setelah rapat kabinet bahwa dia mengundurkan diri karena alasan pribadi.
Namun kepergiannya dipandang secara luas sebagai hukuman atas penggerebekan akhir pekan yang menargetkan presiden. Dia juga mendapat banyak sorotan di kongres atas peningkatan tajam kejahatan jalanan.
Torres mengatakan dia mengoordinasikan pengunduran dirinya dengan Boluarte. "Saya pergi karena saya dan dia menerimanya," kata Torres kepada wartawan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Politik Peru adalah dunia yang penuh gejolak. Negara ini punya enam presiden berbeda dalam delapan tahun terakhir.
Drama terbaru terjadi pada pertengahan bulan Maret ketika sebuah program berita mengungkapkan Boluarte memiliki beberapa jam tangan Rolex mahal dan tidak jelas bagaimana dia memperolehnya. Dia menghasilkan sekitar $55.000 setahun.
Boluarte (61) belum menjelaskan semuanya selain mengatakan bahwa jam tangan adalah hasil kerja kerasnya.
Dia kini menjadi sasaran penyelidikan korupsi, untuk menentukan apakah dia telah memperkaya dirinya sendiri secara ilegal sejak mengambil alih kekuasaan pada Desember 2022 dan karena dia tidak melaporkan jam tangan tersebut sebagai bagian dari asetnya.
Boluarte dijadwalkan memberikan pernyataan resmi kepada penyelidik pada hari Jumat dan diperintahkan untuk menunjukkan jam tangan Rolex miliknya saat menghadiri pertemuan tersebut.
Tidak ada satupun yang ditemukan dalam penggerebekan dramatis yang dilakukan Jumat malam hingga Sabtu lalu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!