Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Simposium Peringatan 50 Tahun Asean - Jepang.

📅 Selasa, 14 Feb 2023, 18:16 WIB | Oleh:
Simposium Peringatan 50 Tahun Asean - Jepang. Doc: Istimewa
Ket. Simposium Peringatan 50 Tahun Asean – Jepang.

JAKARTA - Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Aan Kurnia hadir dalam The Commemorative Symposium for the 50th Years of Asean - Japan Friendship and Cooperation. Kegiatan akbar sebagai momen selebrasi hubungan baik yang telah terjalin sejak tahun 1973 ini berlangsung di Jakarta Pusat, Senin (13/2).

Menurut siaran persnya, acara berskala internasional ini dibuka Dino Patti Djalal selaku Pendiri dan Ketua Komunitas Kebijakan Luar Negeri Indonesia. Dilanjutkan dengan sambutan dari Sekretaris Jenderal Asean YM Kao Kim Hourn.

Kegiatan diwarnai dengan penayangan video rekam jejak 50 Tahun Persahabatan dan Kerja Sama antara Asean dan Jepang, serta sekapur sirih yang disampaikan melalui tayangan video dari Menteri Luar Negeri Jepang Y.M. Hayashi Yoshimasa, Menteri Luar Negeri Thailand Y.M. Don Pramudwinai, dan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno L. P. Marsudi.

Lebih lanjut, acara simposium dilanjutkan ke pembahasan pertama, yaitu terkait agenda Ekonomi dan Sosial. Permasalahan yang diangkat adalah "Mewujudkan msyarakat yang berkelanjutan dan tangguh sebagai titik pertumbuhan: bagaimana cara menciptakan kerja sama Asean Outlook on the Indo-Pacific (AOIP)?".

Tidak berhenti di situ, pembahasan kedua tidak kalah menantang yaitu terkait agenda kerja sama politik dan keamanan. Permasalahan yang dibahas yaitu mewujudkan perdamaian dan stabilitas regional sebagai titik pertumbuhan: bagaimana cara menciptakan mekanisme dan prakarsa yang dipimpin oleh Asean?.

Dalam hal ini, Bakamla RI berusaha mewujudkan kebijakan pemerintah, khususnya di ranah penjagaan keamanan dan keselamatan laut. Terlebih lagi, antara Bakamla RI dan pemerintah Jepang, kerap kali melakukan kerja sama yang membangun bagi kedua belah pihak. Diharapkan kerja sama yang terjalin dapat semakin kuat dari waktu ke waktu, dan memberikan manfaat maksimal bagi kedua negara dan instansi terkait.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

52 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.