Semeru Erupsi, Potensi Luncuran Awan Panas dan Aliran Lahar hingga 17 Kilometer
📅 Minggu, 05 Feb 2023, 17:25 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
SURABAYA - Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi pada pukul 12.42 Minggu (5/2).Tinggi kolom letusan teramati sekitar 1500 meter di atas puncak, kolom abu teramati berwarna putih, kelabu hingga coklat dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara.
Laporan dari Pos Pengamatan Gunungapi Semeru, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), gunung dengan ketinggian 3676 MDPL tersebut mengalami 26 letusan dengan durasi 60-110 detik, hembusan 1, gempa tektonik lokal 1 dan gempa tektonik jauh 1.
Menurut penyusun laporan PVMBG, Mukdas Sofian, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi).
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 dari kilometer dari puncak," ujarnya dalam sebuah pernyataan.
Mukdas menambahkan, warga juga diminta tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar). Serta mewaspadai potensi awan panas guguran (APG), guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru, terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!