Sekolah Rakyat di Lebak Siap Beroperasi
📅 Senin, 28 Jul 2025, 19:10 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Mansur
LEBAK - Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak, Banten siap beroperasi pada 30 Juli 2025, karena masuk dalam tahap 1B bersama 37 Sekolah Rakyat lainnya di seluruh Indonesia.
"Kita berharap pelaksanaan Sekolah Rakyat itu berjalan lancar sesuai jadwal," kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Lebak, Lela Gifty Cleria di Lebak, Senin.
Program Sekolah Rakyat di Kabupaten Lebak terdapat dua lokasi yakni Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) sebanyak 100 siswa bertempat di Gedung Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Rangkasbitung milik Kemendikdasmen.
Sedangkan, Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) sebanyak 50 siswa dan Sekolah Rakyat Dasar (SRD) 50 siswa bertempat di Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemerintah Kabupaten Lebak.
Saat ini, kata dia, kedua lokasi Sekolah Rakyat tersebut tengah direnovasi oleh Kementerian PUPR.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami menargetkan renovasi kedua lokasi Sekolah Rakyat rampung pada Selasa (29/7)," ujarnya.
Menurut dia, kedua lokasi Sekolah Rakyat itu sangat memadai sarana prasarana, seperti ruangan kelas, ruangan asrama, ruangan makan, ruangan kepala sekolah, ruangan wali asuh, ruangan wali asrama, ruangan dapur dan sarana olahraga.
Sistem Sekolah Rakyat itu dengan model pendidikan berasrama (boarding school) sesuai arahan Kementerian Sosial.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Semua peserta didik Sekolah Rakyat itu dari kalangan keluarga miskin ekstrem dan rentan miskin berdasarkan desil 1 dan 2," katanya.
Program Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo Subianto merupakan pelayanan pendidikan gratis bagi anak dari keluarga kurang mampu ekonomi agar memiliki pendidikan yang baik.
Sebab, pendidikan yang baik dapat memutus mata rantai kemiskinan.
Oleh karena itu, sistem kurikulum yang diterapkan yakni kurikulum nasional mencakup pendidikan akademik, karakter, kepemimpinan, kecakapan hidup, kesehatan, ekstrakurikuler dan gizi, serta nasionalisme.
Proses pembelajaran untuk peserta didik SMA sebanyak 100 orang dengan empat rombongan belajar (rombel) dan setiap rombel 25 orang.
Sedangkan, untuk SD sebanyak 50 orang dua rombel dan SMP 50 orang dua rombel.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!