Sekarang Hanya dengan $111 Sudah Bisa 'Flexing' Naik Pesawat Pribadi
📅 Minggu, 10 Des 2023, 16:35 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
VANCOUVER - Mungkin kalau layanan ini ada di negara +62, netizen yang gemar bergaya di media sosial sudah ramai-ramai memesan.
Bagi Anda yang terbiasa melakukan perjalanan hanya dengan mengklik tombol atau menggesek aplikasi, mungkin belum pernah membayangkan terbang dengan pesawat pribadi.
Dilansir oleh ABC7 Chicago, biasanya itu dilakukan menelepon broker, dan jika Anda tidak memiliki broker, hal ini bisa menjadi kendala. Anda mungkin harus menghabiskan ribuan dolar untuk keanggotaan bahkan untuk mendapatkan penawaran, sebagai permulaan.
Anda mungkin juga tidak tahu berapa banyak pengeluaran yang dikeluarkan, operator pesawat swasta dapat menagih klien setelah perjalanan jika ada bahan bakar tambahan.
Namun, kini penerbangan swasta versi "ojol" telah hadir, KinectAir. Layanan ini bertujuan untuk menjadikan langit lebih bersahabat bagi orang-orang biasa yang membutuhkan pesawat pribadi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam website yang didirikan pada tahun 2019 untuk perjalanan udara pribadi di Pacific Northwest ini, Anda sudah bisa memesan penerbangan reguler on-demand. Namun mulai Desember 2023 Anda dapat mendapatkan penawaran pesawat pribadi dengan memesan penerbangan reposisi "empty leg" di seluruh AS.
Empty leg adalah penerbangan carter sekali jalan, dengan pesawat kadang-kadang kosong penumpang saat kembali ke asalnya atau melanjutkan penerbangan ke lokasi lain.
Dan yang dimaksud dengan tawar-menawar adalah tawar-menawar (relatif). Situs ini menawarkan harga mulai dari sekitar 111 dolar AS per orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami ingin mengubah cara berpikir orang tentang penerbangan jarak pendek," kata co-CEO KinectAir, Katie Buss, mantan pilot militer AS.
"Orang-orang berpikir ini hanya untuk Bill Gates dan Elon Musks di dunia. Ini tidak murah, tapi lebih mudah diakses daripada yang dipikirkan kebanyakan orang. Daripada hanya naik (maskapai) Delta, kami ingin orang-orang melihat seperti apa terbang secara pribadi."
"Ini cara perjalanan yang sangat berbeda," ungkapnya.
Dia mengatakan perusahaannya ingin merevolusi pasar penerbangan pribadi seperti yang dilakukan Uber untuk taksi dan Airbnb untuk industri perhotelan.
Co-CEO Ben Howard, mengatakan, situs ini menggunakan perangkat lunak yang didukung AI untuk menjaring operator pesawat swasta.
"Kami membiarkan perangkat lunak melakukan hal tersebut untuk memilah-milah tumpukan jerami agar lebih mudah diakses dan memberikan (pelanggan) kesempatan lebih baik untuk merencanakan perjalanan yang benar-benar mereka inginkan," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!