Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebagian Besar Warga Rangkasbitung Kembali ke Rumah Usai Banjir Surut

📅 Jumat, 05 Jul 2024, 00:54 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebagian Besar Warga Rangkasbitung Kembali ke Rumah Usai Banjir Surut Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Sebagian besar warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan dari sisa lumpur dan sampah usai banjir surut.

Rangkasbitung - Sebagian besar warga Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Banten kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan dari sisa lumpur dan sampah setelah genangan banjir surut.

"Kami bersama keluarga membersihkan sampah dan lumpur akibat banjir itu," kata Maman (60) warga Palaton Kelurahan Muara Ciujung Timur Rangkasbitung Kabupaten Lebak, Kamis.

Masyarakat di wilayahnya yang terdampak banjir sekitar 100 rumah, namun sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing untuk membersihkan dari sisa lumpur dan sampah.

Sedangkan, sebagian permukiman warga lainnya masih tergenang banjir dan belum surut.

Mereka yang sudah kembali ke rumah tersebut setelah genangan banjir surut pukul 22.30 WIB.

"Kami berharap banjir tidak terjadi lagi," kata Maman.

Begitu pula Samsiah (55) warga Komdik Rangkasbitung Kabupaten Lebak mengatakan saat ini dirinya bersama anggota keluarga sudah kembali ke rumah sehubungan banjir sudah surut.

Ia bersama keluarga membersihkan sisa lumpur dan sampah akibat banjir tersebut.

Beberapa perabotan rumah tangga dan ternak ayam menghilang karena akibat air banjir.

"Kami merasa kecapaian setelah menguras lumpur dan mengangkat sampah," katanya .

Kepala Seksi Kedaruratan dam Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Agust Riza Faesal mengatakan masyarakat agar tetap waspada karena peluang hujan masih berpotensi menimbulkan banjir, sebab curah hujan cukup tinggi.

Saat ini, pihaknya menerima laporan sebagian besar warga yang dilanda banjir sudah kembali ke rumah masing-masing setelah banjir surut.

"Kami minta warga agar waspada cuaca buruk itu, karena memasuki masa pancaroba dari musim hujan ke musim kemarau," katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

16 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.