Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satu Kantong Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza Sudah Muncul Profil DNA

📅 Kamis, 06 Feb 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Satu Kantong Jenazah Korban Kebakaran Glodok Plaza Sudah Muncul Profil DNA Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono (tengah) saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis (6/2).

JAKARTA  - Rumah Sakit Bhayangkara Tk I Pusdokkes Polri (RS Polri) mengungkapkan satu kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1) lalu sudah ada profil deoxyribonucleic acid (DNA).

"Kita sedang proses, sebenarnya satu profil dari kantong jenazah sudah keluar, kita sedang cocokan data ante mortem," kata Kepala RS Polri Brigjen Polisi Prima Heru Yulihartono saat ditemui di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Kamis.

Pemeriksaan DNA pada jenazah korban kebakaran Glodok Plaza ini dilakukan untuk mempermudah dan memperkuat proses identifikasi jenazah.

"Masih proses. Yang lainnya karena kondisinya terbakar lanjut, masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut," ujar Prima.

Proses pemeriksaan DNA dilakukan dengan cara mengambil sampel dari jenazah. Kemudian melakukan pemeriksaan menggunakan alat pemeriksaan.

Pemeriksaan DNA juga dilakukan setelah autopsi yang bekerjasama dengan Biro Laboratorium Pusdokkes Polri.

RS Polri sudah menerima total 16 kantong jenazah dari upaya pencarian dan evakuasi korban kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, pada Rabu (15/1) lalu.

"Kita sudah terima 16 kantong jenazah korban kebakaran Glodok Plaza," katanya.

Sejak Kamis (16/1) pukul 16.00 WIB, pihaknya menerima satu kantong jenazah. Lalu pukul 20.00 WIB menerima dua kantong jenazah dan Jumat (17/1) pukul 09.44 WIB dua kantong jenazah.

Lalu Jumat (17/1) pukul 19.11 WIB kembali menerima dua kantong jenazah, Sabtu (18/1) pukul 17.08 WIB satu kantong jenazah dan pada Selasa (21/1) pukul 15.31 WIB menerima satu kantong jenazah.

Dua kantong jenazah lagi tiba Rabu (22/1) dan satu kantong jenazah tiba Kamis (23/1) pukul 18.34 WIB. Kantong ke-13 RS Polri Kramat Jati diterima pada Selasa (28/1) pukul 13.30 WIB dan kantong ke-14 diterima Rabu (29/1) pukul 15.35 WIB.

Kantong jenazah ke-15 diterima Jumat (31/1) pukul 16.00 WIB. Lalu Selasa (4/2) pukul 19.00 WIB kembali menerima satu kantong jenazah, yakni kantong ke-16.

RS Polri telah berhasil mengidentifikasi enam dari 14 korban yang dilaporkan hilang akibat kebakaran Glodok Plaza, Jakarta Barat, yang terjadi pada Rabu (15/1) lalu.

Enam jenazah yang sudah teridentifikasi, yakni:

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.