Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sahabat Relawan Indonesia Beri Pertolongan Warga Badui Keguguran Dirujuk ke RSUD Banten

📅 Jumat, 31 Mei 2024, 00:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sahabat Relawan Indonesia Beri Pertolongan Warga Badui Keguguran Dirujuk ke RSUD Banten Doc: ANTARA/HO-SRI
Ket. Tarmah (35) warga Badui mengalami keguguran pasca persalinan ditangani dukun beranak atau paraji dan kini dirujuk ke RSUD Banten untuk penanganan medis.

Rangkasbitung - Sahabat Relawan Indonesia (SRI) memberikan pertolongan bagi warga Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten yang mengalami keguguran pascapersalinan dan dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten.

"Kami bergerak cepat membawanya ke RSUD Banten setelah pihak Puskesmas Cirinten tidak sanggup menangani warga Badui pascakelahiran itu," kata Koordinator SRI Muhammad Arif Kirdiat saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis.

Warga Badui pascakelahiran mengalami keguguran bernama Tarmah (35) warga Cisadang Desa Kanekes Kabupaten Lebak harus menjalani operasi kuret.

Sedangkan, pihak Puskesmas Cirinten yang juga wilayah kerjanya untuk masyarakat Badui tidak sanggup menanganinya.

Karena itu, relawan SRI membawanya ke RSUD Banten yang jaraknya mencapai 90 kilometer dari Puskesmas Cirinten untuk menyelamatkan jiwa Tarmah.

Selain itu juga SRI mengupayakan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) agar tidak mengeluarkan biaya saat menjalani penanganan medis di RSUD Banten, sebab mereka tidak memiliki BPJS PBI bantuan pemerintah.

"Kami sangat terbantu dengan kebijakan RSUD Banten, sehingga banyak warga Badui yang dirujuk ke sini tanpa dipungut biaya," katanya menjelaskan.

Menurut dia, kronologis keguguran persalinan Tarmah itu awalnya ditangani paraji atau dukun beranak, karena tidak sanggup dibawa ke tenaga bidan.

Namun, kondisi mereka sudah terlambat dan harus ditangani medis lebih lanjut dan kemungkinan dilakukan operasi kuret.

Relawan SRI membawa Tarmah dan tiba di RSUD Banten, Kamis (30/5) pukul 16.30 WIB dan langsung menjalani operasi kuret.

"Kami berharap kondisi kesehatan Tarmah kembali sehat," kata Muhammad Arif.

Sementara itu, Ajo (40) suami Tarmah mengatakan dirinya merasa lega setelah ditangani tenaga medis di RSUD Banten sehingga nyawaisterinya selamat.

"Kami awalnya bingung setelah keguguran isteri saya sakit sehingga ditandu menggunakan sarung dengan kerabat membawanya ke Puskesmas.Cirinten sekitar 5 kilometer,"katanya menjelaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.