Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

RI–Korsel Sepakati Kolaborasi untuk Perkuat Ekosistem Talenta Kreatif

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 17:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI–Korsel Sepakati Kolaborasi untuk Perkuat Ekosistem Talenta Kreatif Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha (tengah) dalam konferensi pers House of Indonesiana (HOI) Week yang digelar di Jakarta, Rabu (15/10).

Jakarta- Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia dan Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata Republik Korea Selatan bekerja sama untuk memperkuat kapasitas talenta kreatif Indonesia di ranah global melalui gelaran "House of Indonesia (HOI) Week".

"Ini adalah semangat yang ingin kita kembangkan dalam talenta kreatif Indonesia melalui program House of Indonesia. Kita percaya bahwa kolaborasi kulturnya tidak hanya berhubungan dengan tradisi, tetapi juga dengan ide kreatif, ide baru, ide yang lebih kuat, dan lebih relevan dengan dunia global," kata Wamenbud Giring Ganesha dalam sambutannya di Jakarta, Rabu (15/10).

Giring berharap bahwa kegiatan ini mampu memperkuat sisi kebudayaan yang dimiliki oleh talenta-talenta lokal di beberapa wilayah yang menjadi lokasi digelarnya pelatihan yakni Jakarta, Makassar, Badung-Bali, Jambi, Cirebon dan Sikka-NTT dengan empat bidang yakni pelatihan animasi, film dokumenter, mobile content, cultural and art education.

Lebih lanjut, melalui kerja sama antar negara lewat diplomasi budaya ini, diharapkan kedua negara dapat belajar mengenai kebudayaan masing-masing sehingga mampu berdampak pada hubungan diplomatik kedua negara yang semakin harmonis.

"Kita harus banyak belajar dari Korea dan saya harap juga Korea juga belajar dari kita sendiri," tambah Giring.Pada kesempatan yang sama, Wakil Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Soo Deok mengatakan bahwa karya-karya yang dihadirkan dalam gelaran ini tak hanya menunjukkan kemampuan teknis dan kreativitas para peserta, tetapi juga semangat kolaborasi lintas budaya yang menjadi inti dari proyek ini.

"Kami berharap rangkaian ini dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi para kreator muda Indonesia untuk berpartisipasi dan terus berkembang melalui Outdoor Indonesia," kata Park Soo Deok.

Tercatat gelaran HOI telah melibatkan sebanyak 480 peserta di Jakarta yang menghasilkan delapan episode animasi serta 1.545 peserta di Makassar yang telah memproduksi satu film dokumenter.

Tak hanya pelatihan, rangkaian HOI Week juga menghadirkan pameran karya, diskusi yang diharapkan bisa menjadi ruang inspiratif bagi para kreator, pelaku industri, media dan masyarakat umum. Adapun gelaran ini dapat diikuti oleh masyarakat umum dengan batasan usia maksimal 35 tahun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

15 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.