Rekor Terbaik NBA Tak Berarti, Thunder Kembali Tumbang di Tangan Spurs
📅 Jumat, 26 Des 2025, 09:46 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: NBA
NEW YORK, AMERIKA SERIKAT — Status Oklahoma City Thunder sebagai tim dengan rekor terbaik NBA tak berarti banyak saat berhadapan dengan San Antonio Spurs. Juara bertahan itu kembali gagal menaklukkan Spurs usai kalah telak 102-117 dalam laga yang berlangsung Jumat (26/12). Bintang muda Victor Wembanyama tampil impresif meski memulai pertandingan dari bangku cadangan.
De’Aaron Fox menjadi pencetak angka terbanyak pertandingan dengan 29 poin. Wembanyama menyusul dengan kontribusi 19 poin dan 11 rebound hanya dalam 26 menit bermain, sementara guard muda Stephon Castle menambahkan 19 poin untuk San Antonio.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Thunder dalam beberapa pekan terakhir. Setelah mencatatkan start sensasional 24 kemenangan dan hanya satu kekalahan, Oklahoma City kini tumbang empat kali dalam enam laga terakhir, tiga di antaranya justru datang dari Spurs.
Thunder juga harus menelan pil pahit berupa kekalahan kandang pertama mereka musim ini setelah 15 laga tak terkalahkan di hadapan publik sendiri. Raihan 22 poin dari MVP NBA bertahan, Shai Gilgeous-Alexander, tak cukup untuk menyelamatkan timnya.
Oklahoma City sempat membuka laga dengan meyakinkan setelah memasukkan tujuh tembakan pertama untuk unggul 18-12. Namun, Spurs menutup kuarter pertama dengan laju 11-0 dan berbalik memimpin 41-36. Sejak saat itu, San Antonio sepenuhnya mengendalikan permainan, memperlebar jarak menjadi 69-60 saat jeda, lalu 95-79 setelah tiga kuarter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Thunder mencoba bangkit di awal kuarter keempat lewat start 9-2, tetapi kebangkitan itu tak pernah benar-benar mengancam. Spurs akhirnya mengamankan kemenangan dan memperbaiki rekor menjadi 23-7, menempati posisi kedua Wilayah Barat, tepat di belakang Thunder yang masih memimpin dengan rekor 26-5.
Meski terus menunjukkan performa solid, Spurs masih menyimpan catatan panjang: mereka belum kembali ke playoff sejak 2019 dan terakhir kali memenangi satu seri playoff pada 2017.
Dari kubu Thunder, Isaiah Hartenstein mencatatkan double-double 13 poin dan 12 rebound, sementara Chet Holmgren menyumbang 10 poin dan 12 rebound.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dalam laga lain, drama tersaji di New York saat tuan rumah Knicks menundukkan Cleveland Cavaliers 126-124 dalam laga sengit Hari Natal. Jalen Brunson tampil gemilang dengan torehan 34 poin.
Cavaliers yang dipimpin Donovan Mitchell—juga mencetak 34 poin—sempat unggul jauh 103-86 dengan 10 menit 25 detik tersisa. Namun, Knicks menutup pertandingan dengan laju luar biasa 40-21 untuk membalikkan keadaan.
Brunson, yang memasukkan 6 dari 12 percobaan tripoin, memastikan kemenangan Knicks lewat tembakan tiga angka krusial yang membawa timnya unggul 121-119 dengan 65 detik tersisa. Itu menjadi pertandingan ke-90 Brunson dengan catatan minimal 30 poin bersama Knicks, hanya kalah dari legenda klub Patrick Ewing dan Carmelo Anthony. Jordan Clarkson turut berkontribusi besar dari bangku cadangan dengan 25 poin untuk New York.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!