Ramadan Fair, Wali Kota Singkawang Ajak Masyarakat Beli Takjil di Pasar Juadah
📅 Jumat, 20 Feb 2026, 17:08 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
SINGKAWANG - Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie mengajak masyarakat untuk meramaikan pasar juadah tempat UMKM berjualan aneka takjil selama bulan Ramadan di kota setempat.
Hal itu disampaikan Wali Kota saat meninjau kawasan Ramadan Fair di Jalan Merdeka, Kecamatan Singkawang Tengah bersama Wakil Wali Kota Muhammadin, Jumat (20/2).
Menurut dia, pasar juadah tidak hanya menjadi ruang ekonomi, tetapi juga ruang interaksi sosial lintas latar belakang.
“Bukan hanya masyarakat Muslim, masyarakat non-Muslim juga ikut datang untuk melihat, berbelanja, dan menikmati suasana,” katanya.
Tjhai Chui Mie mengatakan, peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pasar juadah berjalan tertib serta memberi dampak positif bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi. Warga terlihat memadati lokasi sejak sore hari untuk membeli aneka takjil dan kuliner khas Ramadhan. Selain warga lokal, sejumlah wisatawan dari berbagai daerah juga tampak berkunjung ke pasar juadah.
Ia menilai kondisi tersebut mencerminkan kuatnya nilai toleransi yang telah lama terbangun di Singkawang. Aktivitas Ramadan yang berlangsung beriringan dengan suasana pasca-Imlek menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Masyarakat bisa melihat langsung bagaimana toleransi dijalankan secara nyata di Singkawang,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tjhai Chui Mie menambahkan, tingginya daya beli pengunjung berdampak langsung pada perputaran ekonomi UMKM. “Alhamdulillah, sebelum pukul 18.00 WIB, sebagian besar dagangan UMKM sudah habis terjual,” katanya.
Ia menyampaikan apresiasi kepada panitia Ramadan Fair, pelaku UMKM, serta masyarakat yang turut menjaga ketertiban dan kebersihan kawasan pasar juadah. Pemerintah Kota Singkawang akan terus mendukung kegiatan ekonomi kerakyatan yang tumbuh selama Ramadhan.
“Kami bersyukur atas antusiasme masyarakat dan wisatawan. Ini membuktikan Singkawang sebagai kota yang ramah, inklusif, dan toleran,” ujar Tjhai Chui Mie.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!