Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Putin Akui Russia Sukses Uji Coba Torpedo Nuklir 'Poseidon', Dunia Waspada Senjata Super Bawah Laut

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 19:30 WIB | Oleh:
Putin Akui Russia Sukses Uji Coba Torpedo Nuklir 'Poseidon', Dunia Waspada Senjata Super Bawah Laut Doc: Reuters
Ket. Presiden Russia Vladimir Putin menyampaikan pidato pada perayaan ulang tahun ke-20 jaringan televisi pemerintah Rusia RT (sebelumnya Russia Today) di Teater Bolshoi di Moskow, Russia

JAKARTA – Presiden Rusia Vladimir Putin mengonfirmasi bahwa militer Rusia telah berhasil melakukan uji coba torpedo nuklir canggih bernama Poseidon. Senjata super ini dirancang mampu membawa hulu ledak nuklir dan bergerak jauh di bawah laut dengan daya hancur luar biasa.

Dalam laporan, Putin menyampaikan keberhasilan itu dalam pidatonya di hadapan pejabat militer dan pertahanan di Moskow. Ia menegaskan bahwa uji coba ini membuktikan kekuatan strategis Rusia tetap berada di garis terdepan meskipun tekanan internasional meningkat.

“Rusia telah menguji torpedo nuklir Poseidon dengan hasil yang sangat memuaskan,” kata Putin. “Ini menunjukkan bahwa kemampuan pertahanan kita berkembang sesuai rencana, dan keamanan nasional kita sepenuhnya terjamin.”

Torpedo Poseidon pertama kali diumumkan pada 2018 sebagai salah satu senjata generasi baru Rusia yang disebut mampu menembus sistem pertahanan mana pun. Senjata ini diklaim bisa membawa hulu ledak nuklir hingga puluhan megaton dan menciptakan gelombang radioaktif raksasa di wilayah pesisir musuh.

Menurut sumber militer Rusia yang dikutip Reuters, uji coba tersebut dilakukan di wilayah laut Arktik dengan peluncuran dari kapal selam Belgorod. Uji itu bertujuan untuk menguji sistem navigasi otomatis dan daya tahan mesin nuklir mini yang menjadi tenaga penggerak torpedo.

Poseidon sendiri memiliki panjang sekitar 20 meter dan diameter 2 meter, menjadikannya salah satu torpedo terbesar yang pernah dibuat manusia. Dengan kecepatan mencapai 200 km per jam di bawah air, senjata ini bisa menempuh ribuan kilometer tanpa perlu dikendalikan langsung oleh operator.

“Senjata ini bukan hanya simbol kekuatan Rusia, tetapi juga bukti kemajuan teknologi kelautan yang belum dimiliki negara lain,” ujar seorang analis pertahanan Rusia. “Poseidon diciptakan untuk memastikan tidak ada kekuatan asing yang dapat mengancam kedaulatan Rusia.”

Kabar uji coba Poseidon memicu reaksi cepat dari Barat, terutama Amerika Serikat dan sekutu NATO. Mereka menilai langkah Rusia ini berpotensi memperburuk ketegangan global dan membuka babak baru perlombaan senjata nuklir bawah laut.

Sebaiknya Anda baca juga:

Sejumlah pengamat menilai pengumuman Putin bukan sekadar demonstrasi teknologi, tetapi juga pesan politik kepada dunia. Rusia ingin menunjukkan bahwa meskipun terlibat dalam konflik berkepanjangan, kekuatan militernya masih solid dan mampu menandingi kekuatan global lainnya.

Poseidon dirancang agar dapat diluncurkan secara diam-diam dari kapal selam strategis di laut dalam. Karena beroperasi di kedalaman ekstrem, torpedo ini hampir mustahil dideteksi oleh sistem sonar konvensional milik militer negara lain.

“Poseidon bisa menjadi senjata yang mengubah keseimbangan kekuatan global,” kata seorang pakar keamanan internasional kepada Reuters. “Jika digunakan, dampak destruktifnya dapat menghancurkan seluruh kota pesisir.”

Meski menimbulkan kekhawatiran besar, Putin menegaskan bahwa pengembangan Poseidon adalah langkah defensif untuk melindungi kepentingan Rusia. Ia menolak tudingan bahwa negara tersebut sedang mempersiapkan konfrontasi nuklir.

“Kita tidak berencana menyerang siapa pun,” tegas Putin. “Namun, kita akan memastikan setiap ancaman terhadap Rusia akan dibalas dengan kekuatan yang setimpal.”

Amerika Serikat hingga kini belum memberikan tanggapan resmi terhadap pengumuman tersebut. Namun, beberapa pejabat pertahanan AS menyatakan bahwa mereka sedang memantau situasi dengan cermat dan siap mengambil langkah jika diperlukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

44 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.