Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pusaka Rasa Nusantara Gelar Festival Lestarikan Resep Tradisional

📅 Jumat, 26 Jan 2024, 23:13 WIB | Oleh:
Pusaka Rasa Nusantara Gelar Festival Lestarikan Resep Tradisional Doc: antara

Dalam upaya melestarikan budaya dan resep asli gastronomi Indonesia, Pusaka Rasa Nusantara mengadakan festival dengan tema "Merayakan Gastronomi Indonesia" untuk melestarikan resep tradisional yang terancam punah.

Ketua tim Pusaka Rasa NusantaraMeilati Batubara saat jumpa pers di Jakarta, Jumat, mengatakan acara "Merayakan Gastronomi Indonesia" diadakan untuk mengangkat resep dan budaya gastronomi Indonesia dari nenek moyang yang menghadapi krisis kepunahan karena sudah tidak ada yang meneruskan resep tersebut."Indonesia kehilangan resep kuliner dan budaya karena leluhurnya meninggal. Kita perlu mendata karena banyak resep yangnggakada di buku atau internet. Festival ini menghadirkan temuan aneh, menarik, unik dari kuliner Indonesia," ucap Meilati.

"Merayakan Gastronomi Indonesia" merupakan proyekkerja sama yang dilakukan oleh Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia yang didukung oleh Pemerintah Amerika Serikat melalui program Ambassadors Fund for Cultural Preservation (AFCP) dari Kedutaan Amerika Serikat di Jakarta.Ambassador's Fund for Cultural Preservation adalah program dana hibah internasional dari Kementrian Luar Negeri AS yang mendukung preservasi situs arkeologi, bangunan dan monumen bersejarah, koleksi museum, dan berbagai bentuk ekspresi budaya seperti bahasa dan karya.Amerika dan Indonesia memiliki kesamaan dalam tradisi budaya yang kaya dan beragam. Pusaka Rasa Nusantara adalah proyek pertama dalam sejarah 20 tahun AFCP yang berfokus pada preservasi warisan kuliner dan tradisi makanan.Melalui riset, eksplorasi lapangan, dan dokumentasi buku dan video, proyek itutelah menyatukan kekayaan sejarah kuliner yang memiliki ikatan erat dengan nilai-nilai budaya dan kontribusi terhadap keberlangsungan lingkungan."Selain menarik dan baru karena Indonesia dan Amerika memiliki keberagaman sebagai identitas negara. Di Amerika juga banyak keberagaman kultur, bahasa dan kuliner. Dua tahun proyek ini berjalan sudah lebih dari sembilantempat di seluruh Indonesia untuk dokumentasi warisan kuliner dan melestarikannya," ucap Atase Kebudayaan Kedutaan Besar Amerika Serikat di IndonesiaEmily Yasmin Norris.Pembina Yayasan Nusa Gastronomi Indonesia Amanda Katili mengatakan tujuan adanya proyek ini agar bisa membantu mengurangi krisis iklim akibat penggunaan bahan alam yang berlebihan. Selain itu, adanya dokumentasi teknik memasak masakan tradisional bisa mengangkat ketertarikan masyarakat muda terhadap makanan lokal.Acara Festival Merayakan Gastronomi Indonesia akan berlangsung di Taman Ismail Marzuki tanggal 2-11 Februari. Akan ada ruang diskusi dengan kokiternama terkait kuliner lokal,pop-upgastronomi museum, pemutaran film tentang perjalanan pelestarian resep tradisional danstand-up comedydengan tema kuliner.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

54 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.