Puluhan Siswa SMP Ditangkap Polres Cianjur Saat Hendak Tawuran
📅 Senin, 19 Jun 2023, 16:18 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
CIANJUR - Aparat Kepolisian Resor Cianjur, Jawa Barat, Senin, menangkap puluhan orang siswa dari sejumlah SMP di daerah itu karena diduga hendak melakukan tawuran di kawasan Puncak, Cipanas.
Dalam penangkapan itu, polisi menyitadua bilah senjata tajam jenis celurit yang ditemukan dari dalam tas siswatersebut.
Kepala Polres Cianjur Ajun Komisaris Besar PolisiAzhari Kurniawanmengatakan sebanyak 50 orang siswa dari berbagai SMP di Cianjur itu ditangkap setelah polisimendapat laporan dari warga yang resah dengan aksi pelajar saat menghentikan truk menuju arah Puncak.
"Anggota kami langsung melakukan penyekatan di sejumlah titik untuk menanggapi laporan warga. Petugas menghentikan truk yang ditumpangi puluhan pelajar dengan tujuan kawasan Puncak-Cipanas," katanya.
Petugas langsung melakukan pemeriksaan terhadap para siswa dan menemukan dua bilah senjata tajam dari dalam tas siswa siswa. Para siswa itu selanjutnya dibawa ke Mapolres Cianjur untuk didata dan dilakukan pembinaan sebelum diserahkan kembali kepada orang tuanya masing-masing.
Informasi yang diperoleh dari sejumlah siswa SMP tersebut, mereka hendakmelakukan tawuran dengan siswa SMP lain di kawasan Puncak, Cipanas, sebagai bentuk balasan terhadap teman-teman mereka yang mendapat penganiayaan dan perundungan beberapa hari lalu di Perumahan Green Apel Cipanas.
"Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan, terutama siswa kedapatan yang membawa senjata tajam di dalam tasnya. Informasinya mereka akan menyerang sekolah yang melakukan penganiayaan dan perundungan terhadap teman mereka beberapa hari lalu," kata Kapolres.
Sementara itu, Guru SMPN 1 Warungkondang,Yayah Samsiah, mengatakan puluhan siswa tersebut merupakan gabungan dari berbagai SMP negeri dan swasta di Cianjur. Mereka hendak melakukan pembalasan atas perbuatan siswa SMP di Cipanas terhadap sejumlah siswa SMP Cianjur yang videonya sempat viraldi media sosial.
"Kami sudah melakukan upaya antisipasi karena sempat mendengar informasi terkait aksi tawuran itu, cukup kaget ketika mendapat kabar puluhan siswa ditangkap. Beruntung aksi mereka dapat digagalkan aparat kepolisian sehingga saya diminta memastikan tidak ada siswa kami yang terlibat," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!