Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PSSI Harus Jujur, Keberadaan Kantor FIFA di Jakarta tak Banyak Membantu Timnas

📅 Selasa, 19 Agu 2025, 01:44 WIB | Oleh:
PSSI Harus Jujur, Keberadaan Kantor FIFA di Jakarta tak Banyak Membantu Timnas Doc: ist
Ket. Kantor FIFA

JAKARTA – Peran FIFA yang paling nyata mungkin tidak memberi sanksi timnas atau PSSI setelah ada tragedy “pembunuhan” di Kanjuruhan, Malang. Hanya kita tidak tahu, apakah PSSI mengeluarkan biaya atau tidak sehingga tidak dihukum. Sangat aneh ada tragedi yang mematikan orang melewati angka 100, kok tidak ada sanksi. Mungkinkah itu gratis? Tidak ada yang tahu. Apakah tidak ada Sesuatu ke Presiden FIFA? Tidak ada yang tahu.

Namun, setelah tidak diberi sanksi, tidak ada peran apa pun FIFA dalam membantu timnas/PSSI, dengan adanya kantor FIFA di Jakarta. Paling menyakitkan adalah gagalnya tim U23 ke Olimpiade di mana di road terakhir, main di lapangan seperti itu, di Paris, tidak di stadion. Parahnya Presiden FIFA ada di situ menonton laga Indonesia versus Guenia.

Sekarang ada pernyataan dari PSSI bahwa kantor FIFA di Jakarta juga berperan sebagai watchdog atau pengawas proses transformasi sepak bola Indonesia.

Kantor FIFA di Jakarta sudah berdiri sejak November 2023. Saat kantor ini diresmikan, Presiden Joko Widodo hadir bersama Infantino dalam membuka kantor itu. Indonesia menjadi sorotan FIFA setelah terjadi tragedi di Stadion Kanjuruhan yang menimbulkan banyak korban jiwa pada tahun 2022. 

Saat tragedi Kanjuruhan terjadi, ada kedatangan pengurus teras FIFA ke Indonesia, termasuk Infantino. PSSI juga menjelaskan bahwa keberadaan kantor FIFA di Jakarta juga karena badan sepak bola dunia itu melihat Indonesia sebagai negara yang memiliki banyak potensi.

Di sisi lain PSSI menegaskan komitmen federasi untuk mendukung kebijakan pemerintah terkait perlindungan hak cipta dan penggunaan lagu, khususnya dalam pertandingan tim nasional. PSSI berkoordinasi dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas di Jakarta, Senin.

Dalam bernegara, semua ada aturannya. Saat berdiskusi dengan Menteri Hukum, PSSI mendukung penuh kebijakan pemerintah. Lagu-lagu kebangsaan jelas sudah menjadi domain publik, sehingga tidak perlu diperdebatkan lagi.

PSSI menekankan koordinasi tersebut penting agar sepak bola nasional berjalan sejalan dengan regulasi sekaligus menghargai karya para musisi. Lagu-lagu kebangsaan sudah menjadi domain publik sehingga tidak menimbulkan sengketa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

15 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.