Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Proyek TPST Gianyar Jalan Terus, PU All Out Pakai Uang Negara!

📅 Rabu, 06 Agu 2025, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyek TPST Gianyar Jalan Terus, PU All Out Pakai Uang Negara! Doc: Antara
Ket. Ilustrasi - TPST Temesi Gianyar, Bali.

GIANYAR – Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kabupaten Gianyar, Bali, meskipun menghadapi berbagai tantangan teknis dan koordinasi lintas sektor.

Proyek ini tetap berjalan dengan dukungan penuh dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), sebagai bagian dari upaya pemerintah mempercepat transformasi pengelolaan sampah yang berkelanjutan di daerah tujuan wisata utama.

TPST Gianyar dirancang untuk menjadi solusi jangka panjang dalam mengatasi permasalahan sampah di kawasan Bali, yang selama ini kerap menjadi sorotan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui pendekatan terpadu, TPST akan mengintegrasikan proses pemilahan, daur ulang, dan pengolahan residu secara lebih efisien, sekaligus mendukung target pengurangan sampah menuju nol sampah (zero waste).

"Terus sekarang diupayakan dengan pendanaan lain (APBN)," kata Kepala Sub Direktorat Wilayah I Direktorat Sanitasi Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian PU Sandi Eko Bramono Poedjastanto di Gianyar, Bali, Rabu (6/8).

Menurut dia, Program the Improvement of Solid Waste Management to Support Regional and Metropolitan Cities Program (ISWMP) untuk pembangunan TPST di Gianyar mengalami pembatalan karena perubahan kebijakan dari Kementerian PU.

Awalnya, TPST di Gianyar rencananya dibangun di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Temesi dengan menggunakan dana dari Bank Dunia.

Namun karena ada perubahan kebijakan, ia menjelaskan akan dilakukan melalui pembiayaan menggunakan APBN.

Melalui ISWMP, lanjut dia, pihaknya akan melakukan penguatan pengolahan sampah di hulu sebagai daerah percontohan pengolahan sampah untuk 70 ton per hari, dengan target 50 persen sampah dapat dikurangi.

Di sela melakukan audiensi dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gede Mayun, Sandi Eko meminta pemerintah setempat untuk menentukan daerah atau kawasan yang akan dijadikan percontohan.

Ia berharap dengan adanya kawasan percontohan yang akan difasilitasi kendaraan pengangkut sampah yang terpilah, akan mengurangi pengiriman sampah ke TPA.

"Kawasan percontohan akan difasilitasi kendaraan pengangkut sampah yang terpilah, terus kemudian manajerialnya diatur, sehingga 50 persen sampah bisa dikurangi. Hal tersebut akan membantu terhadap pembangunan TPST berikutnya yang akan dibangun," ujarnya.

Sandi juga mengapresiasi Pemkab Gianyar atas komitmennya dalam penanganan permasalahan sampah, dengan berkurangnya jumlah sampah yang dikirim ke TPA Temesi setiap hari.

Pengurangan kiriman sampah ke TPA itu setelah melalui program tempat pengelolaan sampah terpadu reuse (menggunakan kembali), reduce (mengurangi) dan recycle (daur ulang) atau TPS3R dengan mengelola sampah berbasis sumber.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.