Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program Pro Rakyat, Disdik Semarang Intervensi 267 Siswa Keluarga Miskin Ekstrem

📅 Selasa, 24 Okt 2023, 00:03 WIB | Oleh: Tim Penulis
Program Pro Rakyat, Disdik Semarang Intervensi 267 Siswa Keluarga Miskin Ekstrem Doc: ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Ket. Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bambang Pramusinto, saat peresmian Permata Bangsa School Semarang, di Banyumanik, Semarang, Senin (23/10/2023).

Semarang - Program pro rakyat, Dinas Pendidikan Kota Semarang menargetkan sebanyak 267 siswa dari keluarga miskin ekstrem bisa mengenyam pendidikan dengan layak di seluruh jenjang dengan berbagai langkah intervensi.

"Dari 267 anak, alhamdulillah kami sudah mendapat beberapa dukungan. Saat ini tinggal 30 anak," kata Kepala Disdik Kota Semarang Bambang Pramusinto di Semarang, Senin.

Di sela peresmian Permata Bangsa School Semarang, Bambang menjelaskan bahwa berbagai upaya penanganan kemiskinan terus dilakukan, salah satunya dari sektor pendidikan.

Menurut dia, Disdik kota Semarang telah melakukan pemetaan mulai jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) sederajat untuk mengurainya.

"Jenis intervensi yang dilakukan Disdik Kota Semarang, yang pertama dengan memindahkan mereka ke sekolah negeri, sehingga bisa sekolah gratis atau dipindah ke sekolah-sekolah swasta gratis," katanya.

Namun, lanjut Bambang, jika memang anak tersebut tetap ingin bersekolah di situ, Disdik Kota Semarang akan mencarikan bantuan CSR (coporate social responsibility).

"Kami buat kolaborasi, seperti di Permata Bangsa School ini memberikan beasiswa kepada lima anak, sampai sekolahnya selesai. Kami carikan anak-anak kurang mampu yang tinggal di sekitar Tembalang dan Banyumanik untuk sekolah di Permata Bangsa ini," katanya.

Sementara itu, Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu mengatakan bahwa intervensi sektor pendidikan dilakukan sebagai salah satu langkah penanganan kemiskinan ekstrem.

"Data pada Maret 2023, dari 13 indikator kemiskinan ekstrem tercatat ada sekitar 2.646 individu dan 518 keluarga yang masuk dalam kategori keluarga miskin," kata Ita, sapaan akrabnya.

Setiap bulan, lanjut dia, Pemerintah Kota Semarang terus melakukan intervensi dengan berbagai program dan bantuan, sehingga angka kemiskinan ekstrem bisa berkurang signifikan.

"Alhamdulillah, hingga saat ini angka keluarga miskin di Kota Semarang tinggal 260-an (individu) atau sekitar 120 keluarga," kata kepala daerah perempuan pertama di Kota Semarang itu.

Dari 13 indikator kemiskinan ekstrem, sektor pendidikan menjadi sorotan dan Pemkot Semarang sudah melakukan berbagai upaya, termasuk program orang tua asuh dan CSR bagi siswa dari keluarga miskin ekstrem.

Untuk siswa kurang mampu dari jenjang SMA, kata dia, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sudah membantu, khususnya dengan adanya SMKN Jateng yang memang sekolah kejuruan gratis untuk siswa miskin, meliputi asrama, seragam, makan-minum, serta biaya sekolah.

"Untuk yang belum terfasilitasi, saya minta kepala Disdik untuk cari dukungan lain, bisa beasiswa dari perusahaan atau CSR. Alhamdulillah, dari Permata Bangsa School juga memberikan lima beasiswa sekolah hingga lulus. Kolaborasi seperti ini yang kami harapkan," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.