Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presidensi G20 Rumuskan Solusi Inklusi Keuangan

📅 Jumat, 30 Jun 2023, 10:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Presidensi G20 Rumuskan Solusi Inklusi Keuangan Doc: istimewa

JAKARTA - Pertemuan ketiga Working Group (WG) Global Partnership for Financial Inclusion (GPFI) Presidensi G20 India 2023 merumuskan empat solusi meningkatkan inklusi keuangan dan produktivitas. GPFI senantiasa menekankan pentingnya inklusi keuangan digital serta pembiayaan UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan.

Sebagai negara sahabat India yang juga fokus pada inklusi keuangan, Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan plenary meeting GPFI di Nusa Dua, Bali, pada 24-26 Juni 2023, yang diawali dengan simposium internasional. Pertemuan dipimpin oleh Co-Chair GPFI Magda Bianco dari Bank Sentral Italia, serta perwakilan Presidensi India Chanchal Sarkar dari Kementerian Keuangan India dan Sonali Sen Gupta dari Bank Sentral India.

Dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (28/6), Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan empat solusi dari pertemuan GPFI dimaksud yang penting bagi inklusi keuangan digital dan pembiayaan UMKM global, yaitu pertama, komitmen GPFI untuk memanfaatkan digitalisasi di sektor keuangan.

"Dalam hal ini, infrastruktur digital publik bermanfaat memfasilitasi layanan keuangan seluruh masyarakat dan membuka peluang ekonomi bagi individu dan UMKM. Selain itu, GPFI menyusun panduan dan survei implementasi penerapan Prinsip Inklusi Keuangan Digital oleh negara G20 dan non-G20," ujarnya.

Rencana Strategis

Solusi kedua, yakni penyusunan Rencana Aksi Inklusi Keuangan yang akan menjadi panduan arah diskusi dan rencana strategis GPFI untuk periode 2024 sampai dengan 2026. GPFI akan terus memimpin komunitas inklusi keuangan global melalui berbagai analisis dan rekomendasi kebijakan, berbagi pengetahuan, serta kerja sama internasional.

Ketiga, penyusunan rekomendasi perangkat kebijakan untuk mendorong akses keuangan dengan layanan keuangan digital bagi UMKM, serta laporan mengenai inovasi layanan keuangan bagi UMKM. Selanjutnya solusi keempat, yaitu pembaruan Kerangka Acuan GPFI sebagai panduan bagi proses kerja GPFI yang lebih efektif dan efisien.

Erwin menjelaskan, akses dan penggunaan layanan keuangan formal merupakan sarana untuk memberdayakan individu dan UMKM untuk mendorong peningkatan produktivitas dan ketahanan keuangan sehingga mewujudkan peningkatan keberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah itu dapat mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Dengan inovasi digital, produk dan layanan keuangan semakin terjangkau yang dapat menurunkan biaya transaksi dan asimetri informasi," ujarnya.

Semangat inklusi keuangan sejalan dengan nilai pertumbuhan bersama yang dikemas Presidensi G20 India dalam tema One Earth. One Family. One Future.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

17 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

22 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.