Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Presiden Bank Dunia David Malpass Akan Mengundurkan Diri

📅 Jumat, 17 Feb 2023, 00:38 WIB | Oleh:
Presiden Bank Dunia David Malpass Akan Mengundurkan Diri Doc: Istimewa
Ket. Presiden Bank Dunia, David Malpass.

WASHINGTON DC - Presiden Bank Dunia David Malpass pada hari Rabu (15/2) mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri, setahun lebih awal menjelang masa jabatannya berakhir.

Mantan politikus Partai Republik Amerika Serikat (AS) ini ditunjuk untuk menduduki jabatan tersebut pada tahun 2019 ketika Donald Trump menjabat sebagai presiden dan sebelumnya ia menjabat sebagai Wakil Menteri Keuangan untuk urusan internasional.

Dikutip dari Agence France-Presse, selama memimpin Bank Dunia, lembaga pemberi pinjaman ini bergulat dengan krisis global seperti pandemi Covid-19, invasi Rusia ke Ukraina, dan perlambatan ekonomi internasional.

"Setelah melalui banyak pertimbangan, saya memutuskan untuk mencari tantangan baru," ujar pria berusia 66 tahun ini dalam sebuah pernyataan dari Bank Dunia.

"Ini adalah kesempatan untuk transisi kepemimpinan yang mulus karena Bank bekerja untuk memenuhi tantangan global yang semakin meningkat," tambah Malpass.

Dalam beberapa bulan terakhir, Malpass telah menghadapi berbagai seruan untuk mengundurkan diri atau dipecat.

Para aktivis iklim telah menyerukan agar Malpass digulingkan karena dinilai kurang berbuat terhadap krisis iklim. Tuntutan mereka semakin keras setelah penampilannya di sebuah konferensi yang diselenggarakan oleh New York Times pada bulan September lalu.

Saat didesak di atas panggung untuk menanggapi klaim dari mantan wakil presiden AS, Al Gore, bahwa ia adalah seorang anti iklim, Malpass beberapa kali menolak untuk mengatakan apakah ia percaya bahwa emisi buatan manusia menghangatkan planet ini, ia menjawab, "Saya bukan ilmuwan".

Dia kemudian mengatakan bahwa ia tidak memiliki rencana untuk mundur dan bergerak untuk mengklarifikasi posisinya, mengakui bahwa emisi yang memanaskan iklim berasal dari sumber-sumber buatan manusia, termasuk bahan bakar fosil.

Gedung Putih sebelumnya menegur Malpass, dengan Sekretaris Pers Karine Jean-Pierre mengatakan bahwa harapannya adalah agar Bank Dunia menjadi pemimpin global dalam hal respons terhadap krisis iklim.

Bank Dunia mengatakan dalam sebuah pernyataan lbahwa mereka telah "merespons dengan cepat" dalam menghadapi tantangan global baru-baru ini, khususnya memobilisasi dana sebesar 440 miliar dolar AS untuk mengatasi perubahan iklim, pandemi, dan isu-isu lainnya.

"Di bawah kepemimpinan (Malpass), Grup Bank Dunia menggandakan lebih dari dua kali lipat pendanaan iklimnya untuk negara-negara berkembang, mencapai rekor 32 miliar dolar AS tahun lalu," tambah pernyataan itu.

"Negara-negara berkembang di seluruh dunia menghadapi krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya dan saya bangga bahwa Grup Bank Dunia terus merespons dengan kecepatan, skala, inovasi, dan dampak," ujar Malpass dalam sebuah catatan untuk staf.

Masa jabatan Malpass sedianya akan berakhir pada tahun 2024.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.